Sunsilk Hijab Hunt 2015
Peserta Sunsilk Hijab Hunt Bandung Unjuk Bakat Sulap dan Bernyanyi Metal
Arina Yulistara - wolipop
Minggu, 24 Mei 2015 09:19 WIB
Jakarta
-
Tak sedikit hijabers dengan bakat menyanyi ikut audisi Sunsilk Hijab Hunt 2015. Namun tak semua muslimah yang memiliki bakat menyanyi mampu memikat perhatian juri di ajang berskala nasional itu di audisi tahap pertama yang bertempat di Ballroom Hotel Ibis, Trans Studio Bandung, Jawa Barat.
Meski demikian, beberapa hijabers bisa membawakan lagu dengan genre yang tak biasa dilantunkan oleh penyanyi wanita. Salah satunya peserta asal Tasikmalaya, Siska Aprilani. Wanita 23 tahun itu mempunyai bakat unik yaitu menyanyi dengan aliran underground atau metal.
Siska mengatakan bahwa ia sudah bisa bernyanyi metal sejak duduk di bangku SMA. Hingga kini bakat menyanyinya tersebut masih terus dikembangkan dengan tergabung dalam sebuah band. Bahkan ia sudah sering menerima berbagai tawaran untuk tampil di luar kota.
"Saya vokal perempuan sendiri di dalam band saya. Saya juga sering manggung buat mengisi acara di Tasik, Garut, Ciamis," tutur Siska di lokasi Sunsilk Hijab Hunt, Ballroom Hotel Ibis, Trans Studio Bandung, Sabtu (23/5/2015).
Meski sering menjadi penyanyi metal namun Siska tidak melepas kerudungnya. Demi mendukung aktivitasnya tersebut, ia mengatakan sengaja membuat jilbab yang mirip gaya rambut mowhak. Ia pun menamakan kerudungnya punk syariah.
Selain memiliki vokal suara yang unik, Siska juga mempunyai bakat menarik lainnya. Duta Pariwisata Tasikmalaya itu mampu bermain sulap. Ia mengatakan bisa sulap baru sekitar dua tahun belakangan ini setelah masuk ke komunitas sulap di Tasikmalaya.
Kemampuannya bermain sulap dipicu oleh rasa penasaran melihat para pesulap yang bisa menghilangkan atau mendatangkan benda dalam waktu singkat. Untuk mengatasi rasa tersebut, Siska memutuskan masuk komunitas sulap. Sejak saat itu ia mulai belajar menekuninya hingga kini sudah bisa beberapa teknik sulap.
Salah satu aksi sulap yang ditunjukkan oleh wanita yang bekerja di bidang farmasi ini adalah menyatukan kembali kertas robek menjadi utuh. Hal tersebut dilakukan ketika sedang wawancara dan unjuk bakat dengan juri internal. Menurutnya sulap merupakan seni yang menarik dipelajari.
Setelah menunjukkan kebolehannya menyanyi metal dan sulap, Siska memamerkan kemampuannya membawakan acara serta menari. Ia menguasai tari daerah yakni jaipong. Dengan lihai ia menunjukkan aksi tarinya di depan juri.
Memiliki banyak bakat di berbagai bidang membuat Siska terpilih sebagai salah satu 50 besar peserta yang lolos tahap pertama audisi di Bandung. Ia akan bersaing kembali dengan puluhan hijabers lainnya pada Minggu (24/5/2015).
Meski demikian, beberapa hijabers bisa membawakan lagu dengan genre yang tak biasa dilantunkan oleh penyanyi wanita. Salah satunya peserta asal Tasikmalaya, Siska Aprilani. Wanita 23 tahun itu mempunyai bakat unik yaitu menyanyi dengan aliran underground atau metal.
Siska mengatakan bahwa ia sudah bisa bernyanyi metal sejak duduk di bangku SMA. Hingga kini bakat menyanyinya tersebut masih terus dikembangkan dengan tergabung dalam sebuah band. Bahkan ia sudah sering menerima berbagai tawaran untuk tampil di luar kota.
"Saya vokal perempuan sendiri di dalam band saya. Saya juga sering manggung buat mengisi acara di Tasik, Garut, Ciamis," tutur Siska di lokasi Sunsilk Hijab Hunt, Ballroom Hotel Ibis, Trans Studio Bandung, Sabtu (23/5/2015).
Meski sering menjadi penyanyi metal namun Siska tidak melepas kerudungnya. Demi mendukung aktivitasnya tersebut, ia mengatakan sengaja membuat jilbab yang mirip gaya rambut mowhak. Ia pun menamakan kerudungnya punk syariah.
Selain memiliki vokal suara yang unik, Siska juga mempunyai bakat menarik lainnya. Duta Pariwisata Tasikmalaya itu mampu bermain sulap. Ia mengatakan bisa sulap baru sekitar dua tahun belakangan ini setelah masuk ke komunitas sulap di Tasikmalaya.
Kemampuannya bermain sulap dipicu oleh rasa penasaran melihat para pesulap yang bisa menghilangkan atau mendatangkan benda dalam waktu singkat. Untuk mengatasi rasa tersebut, Siska memutuskan masuk komunitas sulap. Sejak saat itu ia mulai belajar menekuninya hingga kini sudah bisa beberapa teknik sulap.
Salah satu aksi sulap yang ditunjukkan oleh wanita yang bekerja di bidang farmasi ini adalah menyatukan kembali kertas robek menjadi utuh. Hal tersebut dilakukan ketika sedang wawancara dan unjuk bakat dengan juri internal. Menurutnya sulap merupakan seni yang menarik dipelajari.
Setelah menunjukkan kebolehannya menyanyi metal dan sulap, Siska memamerkan kemampuannya membawakan acara serta menari. Ia menguasai tari daerah yakni jaipong. Dengan lihai ia menunjukkan aksi tarinya di depan juri.
Memiliki banyak bakat di berbagai bidang membuat Siska terpilih sebagai salah satu 50 besar peserta yang lolos tahap pertama audisi di Bandung. Ia akan bersaing kembali dengan puluhan hijabers lainnya pada Minggu (24/5/2015).
(Arina Yulistara/Kiki Oktaviani)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Bikin Seleb Dunia Terjebak di Karibia
2
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
3
Ramalan Zodiak 6 Januari: Capricorn Banyak Uang, Aquarius Tak Perlu Gengsi
4
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
5
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
MOST COMMENTED











































