Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kontroversi Model Hijab

Do's & Don'ts Bahasa Tubuh Model Busana Muslim Saat Jalan di Catwalk

wolipop
Senin, 16 Mar 2015 13:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: M. Abduh/Wolipop
Jakarta - Perkembangan fashion muslim di Indonesia yang semakin pesat mempermudah para hijabers muda untuk berekspresi. Kini juga semakin banyak wanita berjilbab yang mengembangkan potensinya untuk terjun sebagai model. Bahkan beberapa dari mereka sudah serius untuk berkarier di dunia model.

Ketika ingin serius terjun ke dunia modeling, salah satu pendiri agensi model muslimah Zaura Models Management, Lydia Septiani, mengatakan agar hijabers mengetahui peraturan menjadi model muslimah. Ada beberapa yang harus diperhatikan agar tidak keluar dari kaidah seorang wanita muslim termasuk ketika berjalan di atas catwalk.

Jika model pada umumnya diajarkan untuk mengeluarkan aura seksi mereka saat berjalan di atas panggung mode, hal itu tidak boleh dilakukan oleh model muslimah. Lydia mengatakan bahwa model berhijab harus terlihat anggun dan elegan ketika fashion show, jangan sampai terkesan seksi menggoda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau model muslimah harus tahu bagaimana caranya dia tampil elegan dengan baju yang dia pakai. Dia juga nggak boleh terlalu menonjolkan lekuk tubuhnya dengan berlenggak-lenggok," tutur Lydia saat berbincang dengan Wolipop di acara workshop Zaura yang digelar di Amaris Hotel Kemang, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2015).

Wanita yang pernah memenangkan kontes Wajah Femina itu menambahkan, model berhijab juga tidak disarankan untuk berpose menggunakan tangan. Saat berpose di atas catwalk, kedua lengan model sebaiknya tidak dilekukkan seperti berkacak pinggang karena akan menonjolkan bentuk tangan dan pinggul.

Tak hanya itu, berpose dengan tangan membuat model terlihat lebih seksi. "Karena dengan menunjukkan begini saja (tangan berpegang pada pinggang) kelihatannya i'm sexy," tambah Lydia.

Model berhijab lainnya yang juga merupakan pendiri Zaura, Ashfi Qamara, mengatakan model berhijab ketika berjalan juga harus pelan dan anggun. Cara berjalannya pun tidak seperti model Victoria's Secret yang terlihat menggoda dan menunjukkan aura seksinya. Hindari pula melakukan permainan bibir yang bisa menarik perhatian penonton pria.

"Jalannya harus agak pelan, kalau model pasti tahu kode etik saat bawa baju muslim, nggak boleh mengeluarkan sex appeal-nya. Kayak pose-pose terlalu menunjukkan pinggulnya karena bajunya jadi kelihatan 'nakal' dan nggak punya nilai agamanya, kita kan juga bawa nama Islam di sini. Harus lebih sopan dan bibirnya nggak boleh terlalu dimajukan seperti menggoda," urai Ashfi saat dihubungi Wolipop melalu telepon, Senin (16/3/2015).

Lalu bagaimana cara model muslimah agar rancangan desainer yang dibawakan olehnya terlihat menarik? Witha Fitra yang juga merupakan salah satu pendiri Zaura Models Management menyarankan agar mereka bermain dengan ekspresi wajah.

Ketika berada di panggung catwalk, ekspresi wajah sangat menonjol karena dibalut kerudung. Oleh karena itu, model muslimah harus belajar mengatur ekspresi mereka agar tidak terlihat grogi, kaku, atau jutek. Belajar untuk mengatur ekspresi agar sesuai dengan karakter busana yang dibawakan.

"Ekspresinya nggak menggoda, nggak terkesan sombong, jutek, tapi elegan. Disesuaikan dengan karakter busananya, misalnya bawakan rancangan Ria Miranda kan harus lebih lembut ekspresinya, berbeda dengan Jenahara yang mungkin lebih edgy dan maskulin, jadi pendalaman karakter penting," saran Witha.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads