Kisah Inspiratif Hakim Berhijab Pertama di Inggris, Diremehkan karena Hijab

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 27 Mei 2020 13:20 WIB
Raffia Arshad Raffia Arshad yang menjadi hakim wanita berhijab pertama di Inggris. Foto: Dok. Twitter RaffiaArshad1
Inggris -

Wanita berhijab ini menjadi hakim yang pertama memakai hijab di Inggris. Dia pun ingin memberikan contoh pada wanita muslim muda lainnya bahwa dengan berhijab mereka dapat mencapai apa pun yang diinginkan atau dicita-citakan.

Wanita itu bernama Raffia Arshad, yang berusia 40 tahun. Dia sudah bercita-cita bekerja di bidang hukum ketika baru berusia 11 tahun. Tapi seiring beranjak dewasa, ia ragu dan bertanya-tanya apakah akan ada orang yang sepertinya (muslim) yang merupakan minoritas bisa sukses di dunia hukum.

Hampir 30 tahun kemudian, Raffia menjawab pertanyaan itu sendiri. Dia tidak hanya seorang pengacara yang sukses, tetapi juga ditunjuk sebagai deputi hakim daerah di Midlands, Inggris sejak pekan lalu. Saat berbicara kepada Metro.co.uk, ibu dari tiga orang anak ini mengatakan dengan jabatan barunya, dia ingin keragaman lebih terdengar jelas gaungnya.

Raffia ArshadFoto Raffia Arshad. Foto: facebook Raffia Arshad


"Ini jelas lebih besar daripadaku, aku tahu ini bukan tentang aku. Sangat penting bagi semua wanita, bukan hanya wanita muslim, tetapi sangat penting bagi perempuan muslim," kata Raffia.

Raffia mengaku menerima banyak email dari wanita dan orang-orang lainnya setelah menjadi hakim. Namun dari banyak email itu, ada satu yang paling berkesan, email dari seorang wanita yang berpikir dengan memakai hijab dia tidak bisa bekerja sebagai pengacara. Kini si wanita mengaku bersemangat untuk mengejar impiannya setelah melihat keberhasilan Raffia.

Raffia Arshad sendiri sudah berkarier selama 17 tahun di dunia hukum. Meski sudah bertahun-tahun bekerja, ia mengaku masih mendapatkan diskriminasi dan prasangka buruk dari orang lain. Salah satu momen yang paling tidak menyenangkan dalam hidupnya adalah ketika dia disarankan oleh anggota keluarganya sendiri untuk tidak memakai hijab saat harus melakukan wawancara beasiswa untuk sekolah hukum pada 2001. Keluarganya mengkhawatirkan keberhasilannya akan menurun secara dramatis jika Raffia memakai hijab. Tapi dia menolaknya.

Raffia ArshadRaffia Arshad Foto: Dok. Twitter RaffiaArshad1



"Karena bagiku ini sangat penting agar setiap orang bisa menerimaku dan jika aku harus menjadi orang yang berbeda untuk mengejar profesiku, itu bukan sesuatu yang aku inginkan. Dan aku berhasil dalam wawancara. Aku diberi beasiswa yang cukup besar. Aku pikir itu mungkin salah satu langkah pertama yang paling bersejarah dalam karierku," jelasnya.

Setelah pelatihan di bidang hukum di London, Raffia dipanggil pada 2002 untuk menjalani pendidikan pengacara di Nottingham, Inggris. Dia kemudian bergabung dengan St Mary's Family Law Chambers pada 2004. Selama 15 tahun terakhir, Raffia telah berpraktik dalam bidang hukum pribadi, perkawinan paksa, mutilasi alat kelamin wanita dan setiap kasus dengan masalah hukum Islam, dan telah menjadi penulis teks terkemuka dalam hukum keluarga Islam.

Raffia ArshadRaffia Arshad Foto: facebook Raffia Arshad



Dengan segala keberhasilan yang sudah diraihnya itu Raffia mengaku masih ada saja orang yang tak percaya dia adalah seorang hakim. Orang malah suka mengira dia adalah klien atau orang yang berpekara. Raffia mengatakan bagi seseorang yang bekerja di pengadilan sepertinya, memang masih ada pandangan bahwa para pengacara atau hakim profesional tidak terlihat sepertinya yaitu berhijab.

"Mereka tidak tahu aku akan menjadi hakim yang pertama menggunakan hijab. Aku sudah ditunjuk karena aku pantas, bukan karena aku memakai hijab," katanya.

Raffia percaya bahwa wanita muslim muda lainnya akan terinspirasi untuk mengikuti impian mereka jika mereka melihat lebih banyak orang yang terlihat seperti mereka (berhijab) dalam setiap profesi.

Raffia ArshadRaffia Arshad Foto: facebook Raffia Arshad


Simak Video "Digaji Rp 367 Juta, Ini Fasilitas Jadi Asisten Magang Ratu Elizabeth II"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)