Laporan dari Melbourne
Mengenal Susan Carland, Hijabers yang Masuk Daftar Orang Berpengaruh Dunia
Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 17 Mar 2017 12:49 WIB
Melbourne
-
Tak perlu kontroversi atau sensasi untuk membuat dirinya dilihat dunia, cukup dengan inspirasi yang ia sebarkan ke banyak orang, khususnya bagi para muslimah. Adalah Susan Carland, wanita asal Australia yang menginspirasi banyak orang dengan apa yang ia lakukan.
Istri dari presenter ternama Australia, Waleed Aly itu bahkan masuk dalam '500 Most Influential Muslims in the World' dan juga dilabeli sebagai 'Muslim Leaders of Tomorrow' oleh PBB dan ASMA Society di 2009. Wanita berhijab dengan gelar doktor ini dikenal atas keberaniannya berbicara sebagai wanita berhijab di Australia dan masih banyak kegiatan sosial lain yang melibatkan dirinya.
Merupakan sebuah kesempatan langka bertemu dan berbincang langsung dengan wanita yang namanya ada di media lokal Australia hingga internasional itu. Ia pun mengungkapkan pandangannya tentang Muslim, saat berbincang hangat dengan dua desainer Indonesia, Dian Pelangi dan Barli Asmara dalam agenda Wardah Fashion Journey.
"Islam selalu bisa menyesuaikan dengan budaya yang ada. Islam seperti air sungai yang mengalir dan beradaptasi dengan tempatnya. Islam di Melbourne masih sangat muda. Di Australia, komunitas Islamnya sangat multikultur, sekitar 200 negara asal yang berbeda, yang juga memengaruhi seperti apa Islam di negara ini," ungkap Susan saat bertemu Wolipop dan tim Wardah Fashion Journey di 35 Carlton Street, Melbourne, Australia, Kamis (16/3/2017).
Menjadi seorang wanita muslim di Australia memang tak mudah. Islam kerap kali dipandang sebelah mata, seperti diceritakan oleh wanita 37 tahun itu.
Baginya, cara yang mungkin dilakukan untuk mengubah stereotip wanita muslim yang kurang postif, adalah dengan menjadi duta di negaranya sendiri. Wanita yang dikenal sebagai tokoh penggerak komunitas muslim Australia itu mengaku lebih mengutamakan perkembangan karakter dirinya, bagaimana ia bisa bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
"Hijab hanyalah sepotong busana. Hijab tak pernah membuatku mundur atau menarik diri. Satu-satunya yang bisa melakukan itu adalah asumsi yang diletakkan orang-orang pada saya. Misalnya wanita berhijab tidak beredukasi, tak bisa melakukan apa-apa dan hanya tinggal di rumah. Padahal saya masih bisa melakukan scuba diving, ke universitas, traveling dengan hijab. Kita harus menunjukkan diri untuk mengubah stereotip itu," lanjut Susan.
Susan mengingatkan untuk selalu membantu orang lain sebagai hal utama yang harus dilakukan sebagai manusia. Menurutnya, dibanding status dan titel yang ia terima, semuanya kembali kepada manfaat yang bisa ia berikan kepada sesama.
"Be a lamp or life boat or ladder (jadilah lampu atau perahu penyelamat atau sebuah tangga). Jadi artinya jadilah orang yang menerangi hidup orang lain, atau jadilah perahu penyelamat yang membantu orang yang sedang berjuang keluar dari kesulitannya dan jadilah tangga untuk selalu mengangkat orang lain. Itu yang aku tanamkan pada diriku. Jadilah pemberi bukan penerima," pungkasnya. (asf/kik)
Istri dari presenter ternama Australia, Waleed Aly itu bahkan masuk dalam '500 Most Influential Muslims in the World' dan juga dilabeli sebagai 'Muslim Leaders of Tomorrow' oleh PBB dan ASMA Society di 2009. Wanita berhijab dengan gelar doktor ini dikenal atas keberaniannya berbicara sebagai wanita berhijab di Australia dan masih banyak kegiatan sosial lain yang melibatkan dirinya.
Foto: Alissa Safiera |
Merupakan sebuah kesempatan langka bertemu dan berbincang langsung dengan wanita yang namanya ada di media lokal Australia hingga internasional itu. Ia pun mengungkapkan pandangannya tentang Muslim, saat berbincang hangat dengan dua desainer Indonesia, Dian Pelangi dan Barli Asmara dalam agenda Wardah Fashion Journey.
"Islam selalu bisa menyesuaikan dengan budaya yang ada. Islam seperti air sungai yang mengalir dan beradaptasi dengan tempatnya. Islam di Melbourne masih sangat muda. Di Australia, komunitas Islamnya sangat multikultur, sekitar 200 negara asal yang berbeda, yang juga memengaruhi seperti apa Islam di negara ini," ungkap Susan saat bertemu Wolipop dan tim Wardah Fashion Journey di 35 Carlton Street, Melbourne, Australia, Kamis (16/3/2017).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Alissa Safiera |
Baginya, cara yang mungkin dilakukan untuk mengubah stereotip wanita muslim yang kurang postif, adalah dengan menjadi duta di negaranya sendiri. Wanita yang dikenal sebagai tokoh penggerak komunitas muslim Australia itu mengaku lebih mengutamakan perkembangan karakter dirinya, bagaimana ia bisa bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
"Hijab hanyalah sepotong busana. Hijab tak pernah membuatku mundur atau menarik diri. Satu-satunya yang bisa melakukan itu adalah asumsi yang diletakkan orang-orang pada saya. Misalnya wanita berhijab tidak beredukasi, tak bisa melakukan apa-apa dan hanya tinggal di rumah. Padahal saya masih bisa melakukan scuba diving, ke universitas, traveling dengan hijab. Kita harus menunjukkan diri untuk mengubah stereotip itu," lanjut Susan.
Foto: Alissa Safiera |
Susan mengingatkan untuk selalu membantu orang lain sebagai hal utama yang harus dilakukan sebagai manusia. Menurutnya, dibanding status dan titel yang ia terima, semuanya kembali kepada manfaat yang bisa ia berikan kepada sesama.
"Be a lamp or life boat or ladder (jadilah lampu atau perahu penyelamat atau sebuah tangga). Jadi artinya jadilah orang yang menerangi hidup orang lain, atau jadilah perahu penyelamat yang membantu orang yang sedang berjuang keluar dari kesulitannya dan jadilah tangga untuk selalu mengangkat orang lain. Itu yang aku tanamkan pada diriku. Jadilah pemberi bukan penerima," pungkasnya. (asf/kik)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita Dulu Kelaparan, Kini Pemilik 36 Agensi Model di Indonesia
Intimate Interview
Kisah Wanita Sarjana Peternakan Sukses Bangun Brand Busana dan Hijab Anak
Miss Universe Indonesia 2025
Profil Mahasiswi Kedokteran UI, Finalis Berhijab di Miss Universe Indonesia
Intimate Interview
Hijabers Ini Raup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Daster, Awalnya Jual Pulsa
Hijab Hunt
Kisah Inspiratif Nabila, Alumni Hijab Hunt Kini Jadi Desainer Modest Fashion
Most Popular
1
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
2
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
3
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
4
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab
5
Sosok Alix Earle, Influencer Viral yang Disebut Pacar Baru Tom Brady
MOST COMMENTED












































Foto: Alissa Safiera
Foto: Alissa Safiera
Foto: Alissa Safiera