Intimate Interview
Gita Saraswati, Hijaber yang Menginspirasi dengan Gerakan Mukena Bersih
Gita Saraswati kaget bukan kepalang saat mendapati kotoran menempel di mukena yang ia pinjam kala menumpang salat di sebuah musala beberapa tahun silam. Lantas, timbul pertanyaan yang berkecamuk di benaknya. Mengapa umat muslim kurang memedulikan kebersihan mukena yang notabenenya adalah salah satu persyaratan untuk salat?
Rasa prihatin atas kondisi tersebut menggerakkan hati Gita untuk menyediakan mukena bersih di sejumlah musala. Tapi Gita yang saat itu berprofesi sebagai konsultan pendidikan tidak mau bergerak sendiri karena membutuhkan dukungan orang lain, baik sebagai donatur maupun relawan, untuk mewujudkan misi mulianya. Tidak sulit bagi Gita untuk menemukan rekan yang sehati dengannya.
Pada Desember 2007, akhirnya terbentuklah Gerakan Mukena Bersih (GMB) yang digagas Gita bersama enam rekannya. GMB memastikan ketersediaan mukena bersih di tempat ibadah agar para muslimah dapat khusyuk beribadah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui ibu dua anak itu, banyak tantangan yang menghiasi perjalanan GMB selama enam bulan pertama. Di saat paket mukena sudah tersedia, GMB malah kekurangan relawan karena kurang sosialisasi. Lalu sebaliknya, relawan sudah ada tapi mukena belum tersedia. Tapi, hal tersebut menjadi pembelajaran bagi GMB agar lebih siap dalam menjalankan misinya.
Setiap relawan GMB yang baru mendaftar akan dibekali sepaket mukena yang terdiri dari empat mukena. Menjaga mukena tetap "suci" dari kotoran adalah misi utama yang harus dijalankan para relawan. Setidaknya, mukena harus dicuci sekali dalam sepekan bergantung pada seringnya pemakaian. Semakin sering dipakai, frekuensi penyucian harus ditambah.
"Kegiatan ini simpel, sangat mendasar, tidak sophisticated. Tapi lebih dari itu, ini kan cerminan perilaku atau akhlak dari umat muslim," ungkap Gita yang kini mencurahkan seluruh waktunya untuk GMB.
Maka tidak heran, lanjut Gita, jika di Indonesia banyak terjadi kesalahan. Untuk urusan mukena yang wajib dan simpel saja terlewatkan, apalagi perkara yang lebih rumit.
"Harapannya, kita bisa memahami bawha ajaran agama kita itu baik dan sangat aplikatif untuk sehari-hari," ujar wanita kelahiran 26 Oktober 1969 itu.
Gayung bersambut, GMB mendapat respon positif dari masyarakat. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak umat muslim yang tergerak hatinya untuk bergabung dengan kegiatan ini. Delapan tahun berselang, relawan GMB sudah mencapai 1.000 orang yang tersebar di 73 kota Indonesia. Bahkan beberapa di antaranya juga berdomisili di luar negeri. Mereka datang dari latar-belakang dan profesi berbeda. Tua-muda, dari arsitek, ahli finansial hingga aktris. Bahkan tidak hanya muslimah, para muslimin pun ikut berpartisipasi.
"Yang termuda dari SD karena kami juga mensosialisasikan GMB ke sekolah-sekolah dasar. Sementara jumlah pria yang menjadi relawan dan donatur sekitar 5-10 persen," kata Gita.
Meski GMB merupakan kegiatan amal, mukena tidak diproduksi asal-asalan. Pembuatan mukena melibatkan para penjahit andal dan menggunakan bahan katun berkualitas.
"Uniknya, di saat harga mukena naik, kami mendapatkan mukena yang murah karena para penjahit memotong harga sebagai bentuk donasi. Itulah indahnya dari kegiatan ini. Siapa saja bisa ikut," kata Gita yang ketika ditemui menggunakan hijab sederhana berwarna abu-abu.
Warna pastel dipilih agar terlihat tidak mudah kotor. Lagipula kata Gita, tidak ada ketentuan khusus menyangkut warna mukena dalam ajaran Islam. Yang terpenting adalah kebersihan mukena.
(dng/dng)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Kisah Wanita Dulu Kelaparan, Kini Pemilik 36 Agensi Model di Indonesia
Intimate Interview
Kisah Wanita Sarjana Peternakan Sukses Bangun Brand Busana dan Hijab Anak
Miss Universe Indonesia 2025
Profil Mahasiswi Kedokteran UI, Finalis Berhijab di Miss Universe Indonesia
Intimate Interview
Hijabers Ini Raup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Daster, Awalnya Jual Pulsa
Hijab Hunt
Kisah Inspiratif Nabila, Alumni Hijab Hunt Kini Jadi Desainer Modest Fashion
Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Bikin Seleb Dunia Terjebak di Karibia
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen











































