Kenali Perbedaan Kram Perut yang Normal dan Perlu Dikhawatirkan Saat Haid
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Selasa, 11 Jun 2013 09:32 WIB
Jakarta
-
Rasa sakit atau nyeri saat hari pertama haid dialami banyak wanita. Kondisi ini terbilang normal, apabila rasa sakit masih bisa ditoleransi dan tidak berlangsung lama. Tapi apabila mengalami kram hebat hingga keluar keringat dingin setiap kali haid, bisa jadi tanda kalau ada masalah pada organ reproduksi Anda. Kenali rasa sakit saat Anda haid, untuk mengetahui apakah itu termasuk normal atau berada di kondisi yang mengkhawatirkan.
1. Kram Normal
Kram normal saat hari pertama menstruasi biasanya terasa di perut bagian bawah. Dikutip dari Cosmopolitan USA, rasa sakit cenderung ringan, seperti ingin buang air besar dan umumnya tidak berlangsung lama. Sekitar dua sampai lima jam. Apabila sakit sudah tak tertahankan, Anda bisa meminum obat pereda rasa sakit agar bisa beraktivitas seperti biasa. Tapi hindari konsumsi obat jangka panjang dan terus menerus, karena efeknya kurang baik bagi kesehatan.
2. Kista pada Ovarium
Jika Anda mengalami kram sehingga sulit untuk bergerak, diikuti dengan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya, sebaiknya segera periksakan ke ginekolog. Ada kemungkinan terdapat kista di ovarium Anda. Jika dideteksi sejak dini, penanganannya bisa lebih mudah. Namun untuk beberapa kasus, kista yang sudah membesar perlu diangkat dengan cara operasi.
3. Endometriosis
Endometriosis merupakan radang yang terkait dengan hormon estrogen, disertai perambatan pembuluh darah hingga menonjol keluar dari rahim. Penyakit tersebut mengikuti siklus haid Anda. Endometriosis belum diketahui penyebab pastinya. Namun Dokter spesialis kandungan, Kolonel Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K) mengungkapkan, biasanya penyebab endometriosis karena darah haid tidak keluar sehingga pengeluarannya terjadi di dalam rongga perut wanita. Sering ditandai dengan rasa sakit yang hebat saat berhubungan seks atau mentruasi.
4. PID Kronis
Jika merasakan rasa sakit dan kram perut yang ekstrem, ada kemungkinan Anda menderita PID atau Pelvic Inflammatory Disease. Penyakit ini umumnya ditularkan lewat hubungan seksual, tapi bisa juga karena infeksi kista. PID bisa menyebabkan nyeri yang hebat dan tidak segera hilang. Jangan tunggu sampai kronis. Segera tangani dan konsultasikan pada dokter spesialis kandungan.
(hst/eny)
1. Kram Normal
Kram normal saat hari pertama menstruasi biasanya terasa di perut bagian bawah. Dikutip dari Cosmopolitan USA, rasa sakit cenderung ringan, seperti ingin buang air besar dan umumnya tidak berlangsung lama. Sekitar dua sampai lima jam. Apabila sakit sudah tak tertahankan, Anda bisa meminum obat pereda rasa sakit agar bisa beraktivitas seperti biasa. Tapi hindari konsumsi obat jangka panjang dan terus menerus, karena efeknya kurang baik bagi kesehatan.
2. Kista pada Ovarium
Jika Anda mengalami kram sehingga sulit untuk bergerak, diikuti dengan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya, sebaiknya segera periksakan ke ginekolog. Ada kemungkinan terdapat kista di ovarium Anda. Jika dideteksi sejak dini, penanganannya bisa lebih mudah. Namun untuk beberapa kasus, kista yang sudah membesar perlu diangkat dengan cara operasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endometriosis merupakan radang yang terkait dengan hormon estrogen, disertai perambatan pembuluh darah hingga menonjol keluar dari rahim. Penyakit tersebut mengikuti siklus haid Anda. Endometriosis belum diketahui penyebab pastinya. Namun Dokter spesialis kandungan, Kolonel Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K) mengungkapkan, biasanya penyebab endometriosis karena darah haid tidak keluar sehingga pengeluarannya terjadi di dalam rongga perut wanita. Sering ditandai dengan rasa sakit yang hebat saat berhubungan seks atau mentruasi.
4. PID Kronis
Jika merasakan rasa sakit dan kram perut yang ekstrem, ada kemungkinan Anda menderita PID atau Pelvic Inflammatory Disease. Penyakit ini umumnya ditularkan lewat hubungan seksual, tapi bisa juga karena infeksi kista. PID bisa menyebabkan nyeri yang hebat dan tidak segera hilang. Jangan tunggu sampai kronis. Segera tangani dan konsultasikan pada dokter spesialis kandungan.
(hst/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
10 Makanan yang Bantu Menurunkan Hormon Stres, Cocok Disantap saat Burnout
Sudah Tidur Lama Tapi Masih Capek? Ternyata Tubuh Butuh 7 Jenis Istirahat Ini
Elizabeth Hurley Ungkap Rutunitas Pagi yang Bikin Awet Muda di Usia 60
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Tren Suplemen Patch, Vitamin & Mineral Tak Lagi Ditelan Tapi Ditempel di Kulit
Most Popular
1
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
2
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
3
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
4
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub
5
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
MOST COMMENTED











































