Potret Wanita Muda yang Jadi Miliuner Karena Aplikasi Kencan Feminis
Whitney Wolfe Herd baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-30. Wanita yang sedang mengandung anak pertama itu pun mengadakan pesta mewah di sebuah yacht. Berkat kesuksesan situs kencan Bumble, Whitney menjadi miliuner dan salah satu wanita berprestasi di usia muda, terutama di bidang teknologi. Foto: Instagram @whitney
Sebelum meluncurkan Bumble di 2014, Whitney bekerja untuk Tinder. Saat membangun Tinder, wanita tersebut menjadi wakil presiden marketing yang berperan besar dalam hal nama, logo, hingga popularitas aplikasi kencan itu. Sayangnya Whitney kemudian meninggalkan Tinder kemudian mengajukan tuntutan pelecehan seksual. Foto: Instagram @whitney
Dilansir Chron, Whitney diserang secara seksual oleh cofounder Justin Mateen yang memanggilnya dengan sebutan pelacur dan pembohong setelah mereka putus di 2013. Whitney pun mengaku dipaksa untuk mengundurkan diri. Dikatakan Whitney mendapat uang $1 juta atau Rp 14 miliaran untuk kasus itu meski Tinder tidak mengakui adanya kesalahan. Foto: Instagram @whitney
Setelah keluar dari Tinder, Whitney dihubungi oleh founder Badoo, Andrey Andreev, yang kini menjadi suaminya. Keduanya kemudian bekerja sama untuk meluncurkan aplikasi kencan baru, Bumble. Bumble dikatakan mengutamakan wanita yang punya kontrol lebih di sana dibanding pada aplikasi lainnya. Foto: Instagram @whitney
Berkat Bumble, Whitney menjadi salah satu '30 Wanita Paling Penting di Bawah Usia 30' dalam teknologi di 2014. Di 2016, ia pun disebut sebagai salah satu 'Elle's Women' dalam bidang yang sama serta masuk dalam Forbes 30 under 30 pada 2017 dan 2018. Ia juga merupakan wanita terkaya dengan usaha sendiri di urutan 72 versi Forbes. Foto: Instagram @whitney










































