Diesel Spring-Summer 2027, Pesta Perpisahan Glenn Martens yang Penuh Hasrat
Diesel menutup era Glenn Martens dengan sebuah pertunjukan yang jauh dari kata biasa di Milan Fashion Week. Dalam presentasi koleksi Spring-Summer 2027, desainer asal Belgia itu menggabungkan busana eksperimental, denim, pertunjukan performatif, hingga atmosfer pesta yang intens.
Koleksi ini menjadi catatan terakhir Martens sebagai creative director Diesel setelah memimpin rumah mode Italia itu tersebut sejak 2020. Ia pun meninggalkan Diesel untuk berkonsentrasi pada perannya di Maison Margiela.
"Pesta selalu menjadi yang pertama di Diesel. Ada inklusivitas, pengekspresian diri, kenikmatan, dan pengalaman yang demokratis," ujar Glenn Martens dalam keterangan resmi Diesel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menggambarkan koleksi terakhirnya sebagai esensi Diesel yang "disruptive, sexy, fluid, fun".
Pertunjukan Penuh Aksi
Bukan hanya koleksinya yang mencuri perhatian. Diesel mengubah venue menjadi sebuah klub khusus dengan suasana yang sengaja dibuat penuh ketegangan.
Sebanyak 200 performer dari kolektif seni asal Marseille, (LA)HORDE, ditempatkan di antara para tamu. Mereka melakukan berbagai aksi yang tampak spontan, mulai dari interaksi dengan penonton hingga gerakan yang sensual dan mengganggu kenyamanan.
Diesel Spring-Summer 2026 Foto: Photo: Filippo Fior/Gorunway.com via Diesel |
Aksi tersebut semakin intens sepanjang pertunjukan dan mencapai klimaks ketika terdengar aransemen baru lagu Donna Summer, Love to Love You Baby.
Pengalaman tersebut juga menjadi bagian dari dunia Only Desire, parfum feminin terbaru Diesel yang menjadi salah satu elemen penting dalam koleksi ini. Menurut ulasan Women's Wear Daily (WWD), pertunjukan tersebut sekaligus menjadi bentuk experiential marketing untuk parfum tersebut.
Ketika Denim Berubah Menjadi Banyak Wujud
Meski pertunjukannya sarat aksi, busana tetap menjadi pusat perhatian. Martens kembali mengeksplorasi denim sebagai material utama Diesel, tetapi dengan pendekatan yang membuat batas antara denim, kulit, dan material lainnya menjadi sulit dikenali.
Salah satu teknik yang menonjol adalah denim yang dilapisi kemudian dilaser sehingga menyerupai kulit. Ada pula motif trompe l'oeil yang menciptakan ilusi pakaian lain, termasuk mantel tweed dan jaket musim dingin yang seolah dicetak di atas material ringan.
Diesel Spring-Summer 2026 Foto: Photo: Filippo Fior/Gorunway.com via Diesel |
Eksperimen tersebut juga muncul lewat konstruksi pakaian yang menggabungkan beberapa item sekaligus. Jaket kulit waxed dipadukan dengan blazer dan sweater rajut, sementara sweater dibuat menyatu dengan kerah tracksuit dan bagian manset kemeja.
Teknik cutaway menjadi salah satu bahasa visual utama koleksi. Potongan-potongan pada pakaian memperlihatkan kulit, termasuk pada polo dress, sweater jacquard, celana berpinggang sangat rendah, hingga gaun jersey yang sengaja dibuat seolah hampir tidak tersisa.
Eksperimen Martens juga terlihat pada sejumlah item ikonis. Dalam review-nya, WWD menyoroti bagaimana desainer menggabungkan trucker jacket dengan quarter-zip, jaket jeans dengan polo shirt, hingga memanjangkan jeans menjadi bentuk yang disebut "pantasocks".
Diesel Spring-Summer 2026 Foto: Photo: Filippo Fior/Gorunway.com via Diesel |
Motif pakaian juga dibuat seperti ilusi. Shearling coat dan lumberjack shirt seolah dicetak di atas coat berbahan nylon.
Eksplorasi tersebut berlanjut pada pakaian yang sengaja terlihat seperti dikenakan secara terburu-buru setelah malam panjang. T-shirt dipelintir dan dijahit menjadi bra top, bandeau, hingga sundress. Ada pula gaun floral transparan dan slip dress yang tampil dalam kondisi seolah kusut dan tidak beraturan.
"Give in to chaos" menjadi salah satu semangat koleksi tersebut, sejalan dengan gambaran Diesel mengenai kehidupan malam yang penuh energi dan spontanitas.
Semakin mendekati akhir pertunjukan, siluet busana menjadi semakin minim. WWD mencatat bagaimana tampilan-tampilan terakhir menampilkan hot pants berukuran sangat kecil hingga gaun yang nyaris telanjang, dibuat dari denim dan sweatshirt fleece yang dicabik sehingga helaian materialnya menyerupai guipure lace.
Diesel Spring-Summer 2026 Foto: Photo: Filippo Fior/Gorunway.com via Diesel |
Dalam keterangan persnya, Diesel juga menyebut micro denim shorts sebagai salah satu pernyataan utama koleksi sekaligus "manifesto of the party".
Di tengah pertunjukan yang semakin provokatif, perhatian penonton juga tersedot oleh para performer di tribun. Dilansir dari WWD, mereka melakukan berbagai aksi, termasuk pole dancing, headbanging, berciuman, hingga gerakan tubuh yang menggambarkan ekstase.
Penutup yang Mengikat Era Glenn Martens
Ada detail yang membuat pertunjukan ini terasa semakin personal. Model Ella Snyder mengenakan look terakhir koleksi. Ia juga merupakan model yang mengenakan look pertama pada debut Glenn Martens untuk Diesel.
Dengan demikian, pertunjukan tersebut menciptakan momen full circle yang secara simbolis menutup perjalanan Martens selama lima tahun di Diesel.
Selama berada di Diesel, Martens memperluas citra brand yang sebelumnya sangat dikenal melalui jeans dan T-shirt menjadi sebuah lifestyle brand dengan pendekatan yang lebih eksperimental dan berorientasi pada budaya pesta. Diesel pun semakin identik dengan estetika hedonistik dan pendekatan fashion yang provokatif.
Diesel Spring-Summer 2026 Foto: Photo: Filippo Fior/Gorunway.com via Diesel |
Martens sendiri menyebut denim sebagai sumber inspirasi yang tidak pernah habis. Menurutnya, karakter denim justru semakin kuat ketika semakin banyak diproses dan dikenakan.
Eksperimen tidak berhenti pada pakaian. Koleksi Spring-Summer 2027 menghadirkan berbagai pengembangan aksesori.
Tas D-ONE hadir dalam beragam material, tekstur, dan warna, dengan pegangan yang berubah menjadi strap berkancing. Diesel juga memperkenalkan charm berbentuk benda sehari-hari, termasuk versi kulit dari kaus kaki yang diubah menjadi pouch dan koran yang menjadi clutch. Ada pula tas baru LOCK-D dengan motif Double D sebagai pengunci.
Diesel Spring-Summer 2026 Foto: Photo: Filippo Fior/Gorunway.com via Diesel |
Untuk alas kaki, motif buckle dari D-ONE diterapkan pada pumps, mule, stretch boots, dan clogs. Motif Double D juga hadir pada loafers, slingback sandals, closed-toe mules, serta kitten-heel clogs. Untuk pria, koleksi menghadirkan sepatu bergaya Western seperti denim clogs dan boots berhak.
Sementara itu, Diesel untuk pertama kalinya memperkenalkan lingerie dengan detail boning dan bordir orchid. Bunga orchid juga menjadi elemen utama pada anting, gelang, rantai, dan aksesori tubuh lainnya. Motif tersebut sekaligus merujuk pada Only Desire, parfum terbaru Diesel.
Desainer Glenn Martens pada Februari 2023 usai menampilkan koleksi DieselFall/Winter 2023-2024. (Foto: Victor VIRGILE/Gamma-Rapho via Getty Images) |
"(Diesel) selalu dianggap sebagai alternatif dari kemewahan, tapi ini jelas adalah brand yang memiliki statement, dan banyak orang yang memahaminya," kata Glenn.
(dtg/dtg)


















































