Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tren Peplum dan Kelembutan Koleksi Louis Vuitton Pre-Fall 2026

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 24 Jun 2026 13:44 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Louis Vuitton Pre Fall 2026
Koleksi Louis Vuitton Pre-Fall 2026. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)
Jakarta -

Di lantai 28 gedung perkantoran Sentral Senayan II, Jakarta, terangnya cahaya matahari menghangatkan suasana presentasi koleksi terbaru Louis Vuitton Pre-Fall 2026. Harmoni seakan terjalin antara semesta dengan koleksi yang sudah terasa lembut dengan busana-busana berpalet muted itu.

Di bagian depan, sebuah instalasi yang terdiri tiga manekin langsung menyambut. Atensi lantas langsung tertuju pada salah satu look yang berwarna beige.

Warnanya memang kalem, tapi atasan bergaya blus blazer itu hadir dengan siluet yang tajam berkat peplum. Tak sekadar dekoratif, peplum, seperti rok tambahan, pada bagian pinggang secara tidak langsung memberi aksentuasi sehingga torso pemakainya terlihat lebih proporsional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bawahan untuk look ini berupa rok A-line, yang secara tak diduga memberi efek bertumpuk sempurna dengan peplum di atasnya. Kerah beraksen bow pada atasan serta tambahan ruffle di balik rok menjaga tampilan tetap feminin.

Nicolas Ghesquiere, sang perancang, melakukan pendekatan yang berbeda untuk koleksi ini. Estetika yang edgy, bold, dan cenderung arsitektural kini sedikit melembut lewat pilihan warna dan siluet, termasuk dengan kehadiran peplum.

ADVERTISEMENT

Look tersebut menjadi pembuka presentasi busana yang digelar pada malam sebelumnya, sekaligus mempertegas dominasi peplum sebagai tren fashion setidaknya setahun ke depan.

Louis Vuitton Pre Fall 2026Louis Vuitton Pre Fall 2026 Foto: Daniel Ngantung/detikcom

Tawaran lain hadir dalam atasan bergaya athleisure. Misal peplum ditambahkan pada sweatshirt abu-abu yang dipadu dengan rok pendek, serta tas Pochette Hills yang kini mendapat fresh treatment monogram dalam material jacquard yang bertekstur.

Peplum sempat populer di era 2010-an, tapi desainer masa kini kembali mengangkatnya dengan gaya yang lebih eksploratif seperti yang dilakukan Ghesquiere. Ia sebenarnya sudah memberikan 'kode' tersebut lewat gaun berpeplum ekstrem yang membungkus tubuh aktris Emma Stone di Oscars 2024.

Emma Stone mengalami malafungsi busana di Oscars 2024Emma Stone dalam balutan gaun berpeplum Louis Vuitton di Oscars 2024. (Foto: Gilbert Flores/Variety via Getty Images)

Kembalinya tren peplum tak lepas dari perubahan arah fashion yang lebih fokus pada siluet. Saat ini, desain peplum tampil lebih clean dengan struktur yang tegas, bahkan sering dipadukan dengan elemen seperti corset atau tailoring ala blazer.

Selain itu, peplum juga dianggap sebagai "statement piece" yang praktis. Cukup satu item, tampilan sudah terlihat standout tanpa perlu layering berlebihan.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads