Selebriti Dunia Hingga Desainer Ternama Hadiri Pemakaman Valentino
Insan fashion dunia berkumpul di Roma, Italia. Bukan dalam rangka perhelatan mode yang meriah dan penuh keglamoran, tapi mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Valentino Gavarani.
Valentino yang kerap dijuluki sebagai 'kaisar terakhir' di dunia fashion wafat dalam usia 93 tahun pada Senin (19/1/2026). Almarhum disemayamkan Basilica di Santa Maria degli Angeli e dei Martiri, sebelum akhirnya pemakaman berlangsung pada Jumat (23/1/2026).
Peti Valentino dibawa di depan Basilica di Santa Maria degli Angeli e dei Martiri, Roma, Italia. (Foto: REUTERS/Yara Nardi) |
Selebriti dunia, terutama mereka yang memiliki kedekatan personal dengan sang maestro, tak absen dari momen tersebut. Anne Hathaway, aktris pemenang Oscar yang gaun pengantinnya dirancang oleh Valentino, datang bersama suaminya, Adam Shulman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya kompak dalam balutan busana serba hitam. Sementara itu, Anne secara spesifik memastikan penampilannya sebagai sebuah penghormatan dengan menyertakan tas dan sepatu Valentino.
Tom Ford termasuk di antara banyak desainer yang menghadiri pemakaman Valentino. (Foto: REUTERS/Yara Nardi) |
Turut hadir pula aktris Inggris Elizabeth Hurley dan putranya, Damian Hurley. Begitu pula sosialita Amerika Serikat Olivia Palermo.
Dari industri fashion, sejumlah desainer dan model ternama juga bermunculan. Ada Tom Ford, Donatella Versace, Claudia Schiffer, dan Natalia Vodianova.
Model Natalia Vodianova dan suaminya, Antoine Arnault. (Foto: REUTERS/Yara Nardi) |
Tidak ketinggalan Anna Wintour, serta Alessandro Michele, desainer yang sekarang menjabat sebagai direktur kreatif rumah mode Maison Valentino. Pendahulunya, Pierpaolo Piccioli yang kini bekerja untuk Balenciaga, tak melewatkan momen tersebut.
Kepergian Vava, demikian Valentino disapa oleh para orang terdekatnya, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Italia. Di luar gereja, massa berkumpul untuk mengucapkan perpisahan bagi desainer yang memulai kariernya sejak 1950-an itu.
Ucapan duka dari masyarakat yang merasa kehilangan Valentino. (Foto: REUTERS/Yara Nardi) |
















































