Siapa Sangka, Tikar hingga Tas Cantik Bisa Dibuat dari Rumput Purun

Erika Dyah - wolipop Kamis, 07 Apr 2022 17:08 WIB
Instagram/kerajinan_purunik Foto: Dok. Instagram/kerajinan_purunik
Jakarta -

Jika Anda mengamati lingkungan lebih dekat, mungkin Anda bisa menemukan hal-hal menarik bernilai ekonomis yang bisa membuka peluang usaha. Salah satunya, seperti yang ditemukan oleh kakak beradik di Kalimantan yang sukses berbisnis kerajinan dari tanaman purun di sekitar lingkungan mereka.

Adapun dua bersaudara bernama Mujila Rahma dan Sri Munalisa ini telah merintis usaha bernama Kerajinan Purunik sejak 2017. Keduanya memanfaatkan rumput purun untuk membuat kerajinan bernilai ekonomis, seperti tas, tikar, hingga kantong belanja.

Unik dan ramah lingkungan merupakan dua kata yang bisa menggambarkan produk UMKM Purunik dari Tabalong, Kalimantan Selatan ini. Bagaimana tidak, dari helai demi helai rerumputan yang mungkin sering diabaikan masyarakat justru disulap sebagai produk karya yang indah dipandang dan bernilai ekonomis.

Dikutip dari katalog Karya Kreatif Indonesia, usaha Kerajinan Purunik yang dimulai 5 tahun lalu ini merupakan usaha dari kedua kakak beradik ini untuk mengembangkan usaha orang tua yang juga merupakan pengrajin anyaman purun. Mulanya, mereka hanya memasarkan tas fashion dari purun sesuai permintaan.

"Awal mulanya kami hanya membantu memasarkan hasil karya anyaman purun orang tua saya sebagai pengrajin anyaman purun," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (4/4/2022).

Seiring waktu, Kerajinan Purun pun berkembang memproduksi berbagai produk unggulan dari anyaman purun. Salah satunya, tikar timung yang umum digunakan untuk tradisi mandi uap panas Suku Banjar. Tikar unik ini biasa digunakan sauna untuk orang persiapan menikah, pengobatan diabetes, dan meningkatkan imunitas.

Pihaknya mendesain tikar timung dari anyaman purun ini untuk memudahkan bersauna agar lebih praktis dan mudah digunakan. Serta mudah disimpan dan dibawa kemana-mana karena bisa dilipat. Hal ini pun membuat tikar produksinya diminati banyak pelanggan.

Selain itu, pihaknya menawarkan produk tas yang bisa digunakan untuk dekorasi rumah ataupun cover pot. Tampilan rumah Anda bisa jadi lebih estetik dan ramah lingkungan dengan menggunakan tas ini.

Instagram/kerajinan_purunikFoto: Dok. Instagram/@kerajinan_purunik

Di Ramadan dan menjelang Lebaran kali ini, produk tas Kerajinan Purunik juga menjadi salah satu yang ramai diincar para pelanggan. Tas ini bisa digunakan sebagai pengganti plastik belanja saat pergi ke pasar, ataupun sebagai alternatif pembungkus hampers ramah lingkungan untuk mengirim bingkisan ke keluarga dan kerabat.

Purunik memasarkan produknya secara nasional melalui daring dengan memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Serta menawarkan pemesanan online lewat WhatsApp maupun e-commerce Shopee. Dengan adanya pemasaran online, produk-produk kerajinan ini pun bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia.

Selain itu, produk Kerajinan Purunik juga bisa dilihat di pameran UMKM BNI Inacraft 2022 yang disponsori PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI. Pameran ini resmi dibuka pada Rabu (23/3) kemarin.

"Assalamualaikum sahabat Purunik, kabar baik untuk sahabat Purunik yang berada di daerah ibu kota nih yang mau belanja langsung tanpa harus mikir ongkir lagi, Purunik hadir di Inacraft 2022 lho, yang ada di daerah terdekat bisa mampir ke stan kita ya di Lobby Hall A," dikutip dari Instagram @kerajinan_purunik.

Mujila yang hadir dalam gelaran BNI Inacraft 2022 ini turut menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan BNI untuk berpartisipasi di pameran ini.

"Saya terima kasih untuk Rumah BUMN BNI yang ada di kabupaten saya, selama dibina saya kadang ikut kelas yang diadakan BNI tentang cara memasarkan produk, kelas-kelas di Zoom, bahkan dibawa (pameran) seperti ini bersyukur banget. Dibawa seperti ini oleh BNI langsung dari Tabalong, Kalimantan Selatan," ujar Mujila.

Ia menambahkan kesempatan ini sangat di luar dugaan baginya. Mujila mengungkap sebelumnya sudah diingatkan untuk membawa banyak produk ke pameran Inacraft 2022, namun ia tak begitu percaya. Akan tetapi baru di hari pertama gelaran Inacraft 2022 produk kerajinannya benar-benar hampir ludes terjual.

"Terima kasih banyak BNI sudah mempercayakan saya ikut pameran di sini," ungkapnya.

Sebagai informasi, BNI Inacraft 2022 merupakan pameran dari BNI yang mengikutsertakan pelaku mitra program Xpora untuk menampilkan produk terbaiknya agar bisa menjangkau pasar global. Partisipasi BNI di Inacraft 2022 ini merupakan bentuk dukungan BNI terhadap kebangkitan UMKM pascapandemi COVID-19.

"Kami harap momentum Inacraft dapat menjadi akselerator peningkatan kinerja pelaku UMKM seiring dengan pandemi yang mulai pandemi COVID-19 yang mulai mereda," kata Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar.

Royke mengatakan pelaku UMKM yang ikut serta dalam pameran ini telah mengikuti proses kurasi yang ketat. Sehingga mampu menampilkan produk berkualitas dan menyasar masyarakat kelas menengah atas.

"Selain pasar luar negeri, tentunya konsumsi masyarakat yang besar juga menjadi target pasar yang potensial bagi mitra Xpora kami," pungkasnya.

(akd/eny)