Bos Louis Vuitton Orang Terkaya di Industri Fashion, Kalahkan Mark Zuckerberg

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 13 Apr 2018 15:47 WIB
Presiden Moët Hennessy Louis Vuitton (LVMH) Bernard Arnault. (Foto: Getty Images) Presiden Moët Hennessy Louis Vuitton (LVMH) Bernard Arnault. (Foto: Getty Images)

Paris - Bernard Arnault, presiden Moët Hennessy Louis Vuitton (LVMH), menjadi satu dari lima orang terkaya di dunia. Berada di urutan keempat, bos perusahaan yang menaungi Louis Vuitton dan Christian Dior itu mengalahkan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.

Menurut data Bloomberg Billionaires Index, kekayaan pengusaha asal Prancis ini mencapai US$ 74,8 miliar atau sekitar Rp 1.200 triliun. Nilai tersebut berhasil mengalahkan kekayaan Mark Zuckerberg. Dengan harta bernilai US$66,5 miliar, Mark Zuckerberg harus puas bertengger di urutan ketujuh.

Baca Juga: Louis Vuitton Ditinggal Desainernya, Ada Apa?

Bernard Arnault di fashion show Louis Vuitton. Bernard Arnault di fashion show Louis Vuitton. (Foto: Getty Images)

Menghitung kekayaan para pengusaha dan konglomerat, Bloomberg Billionaires Index selalu diperbaharui setiap harinya. Per 13 April 2018, posisi teratas diduduki oleh bos Amazon, Jeff Bezos, yang kekayaannya bernilai US$ 121 miliar. Menyusul di urutan kedua, pendiri Microsoft Bill Gates dengan kekayaan yang mencapai US$ 91 miliar.

Bernard Arnault bukan satu-satunya konglomerat fashion yang termasuk dalam lima besar. Amancio Ortega, sang pendiri Zara berada di posisi kelima. Kekayaan Ortega mencapai US$ 68,2 miliar atau sekitar Rp 900 triliun.

Kiprah Bernard Arnault di industri mode mulai meroket saat menduduki jabatan CEO Christian Dior pada 1985. Di bawah arahan Bernard Arnault, nama Dior semakin melejit dengan keuntungan besar yang memotivasinya untuk mendirikan grup LVMH.

Baca Juga: Kalahkan Gucci, Louis Vuitton Brand Fashion Paling Berpengaruh di 2017


Bernard Arnault dan aktris Charlize Theron, brand ambassador Dior. Bernard Arnault dan aktris Charlize Theron, brand ambassador Dior. (Foto: Getty Images)

Dikutip dari Business of Fashion, dalam kurun 11 tahun, nilai LVMH naik 15 kali lipat, diikuti dengan keuntungan yang berlipat-lipat ganda. Semuanya berkat strategi Bernard, yakni melakukan program desentralisasi pada setiap anak perusahaan serta fokus mengangkat keunikan setiap merek yang dinaungi LVMH.

LVMH saat ini memayungi sederet merek besar di industri fashion dan kecantikan. Selain Louis Vuitton dan Dior, ada pula Givenchy, Marc Jacobs, Pucci, Fendi, Donna Karan, Berluti, Bulgari dan Sephora.
(dtg/dtg)