Mau Jadi Model? Percaya Diri Lebih Penting Daripada Fisik
Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 06 Apr 2017 18:35 WIB
Jakarta
-
Bermimpi menjadi seorang model namun merasa fisik kurang mendukung? Jangan pupuskan dulu impian Anda karena fisik bukanlah yang utama.
Fotografer fashion papan atas Yu Tsai mengatakan, banyak perubahan yang terjadi di industri fashion seiring perkembangan zaman.
Industri yang turut mencakup modeling ini kini mulai terbuka pada segala bentuk fisik wanita.
"Modeling sekarang tidak lagi tentang tubuh yang sempurna, tapi lebih kepada bagaimana menyampaikan aspirasi Anda," kata Yu Tsai melalui konferensi video saat jumpa pers Asia's Next Top Model (AsNTM) Cycle 5 di Jakarta baru-baru ini.
Hal itu di antaranya terbukti dari eksisnya model-model bertubuh 'plus'. Sebut saja Ashley Graham yang belakangan kerap menghiasi majalah-majalah fashion, termasuk majalah pria Sports Illustrated yang biasa diisi oleh model-model bertubuh langsing.
Tidak ketinggalan Siera Bearchell, perwakilan Kanada di ajang Miss Universe 2016 lalu yang mencuri perhatian dengan tubuh berisinya. Menanggapi kritikan seputar tubuhnya, Siera mengatakan ingin mengubah definisi kecantikan.
"Aku memiliki visi yang memotivasi wanita di seluruh dunia memahami bahwa kecantikan yang sejatinya, pengakuan dan penghargaan diri berasal dari dalam," ujar Siera dalam sebuah unggahan di Instagram.
Nilai-nilai seperti itu juga yang menurut Yu Tsai menjadi bekal utama bagi mereka yang ingin sukses sebagai model. "Anda harus berani dan percaya diri karena itu yang terindah dan terpenting ketimbang penampilan fisik," ujar fotografer langganan selebriti dunia itu. (dng/hst)
Fotografer fashion papan atas Yu Tsai mengatakan, banyak perubahan yang terjadi di industri fashion seiring perkembangan zaman.
Industri yang turut mencakup modeling ini kini mulai terbuka pada segala bentuk fisik wanita.
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
"Modeling sekarang tidak lagi tentang tubuh yang sempurna, tapi lebih kepada bagaimana menyampaikan aspirasi Anda," kata Yu Tsai melalui konferensi video saat jumpa pers Asia's Next Top Model (AsNTM) Cycle 5 di Jakarta baru-baru ini.
Hal itu di antaranya terbukti dari eksisnya model-model bertubuh 'plus'. Sebut saja Ashley Graham yang belakangan kerap menghiasi majalah-majalah fashion, termasuk majalah pria Sports Illustrated yang biasa diisi oleh model-model bertubuh langsing.
Foto: Mohammad Abduh/Wolipop |
Tidak ketinggalan Siera Bearchell, perwakilan Kanada di ajang Miss Universe 2016 lalu yang mencuri perhatian dengan tubuh berisinya. Menanggapi kritikan seputar tubuhnya, Siera mengatakan ingin mengubah definisi kecantikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Mohammad Abduh/Wolipop |
Nilai-nilai seperti itu juga yang menurut Yu Tsai menjadi bekal utama bagi mereka yang ingin sukses sebagai model. "Anda harus berani dan percaya diri karena itu yang terindah dan terpenting ketimbang penampilan fisik," ujar fotografer langganan selebriti dunia itu. (dng/hst)












































Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Foto: Mohammad Abduh/Wolipop
Foto: Mohammad Abduh/Wolipop