Vogue Sebut Belahan Dada Tak Lagi Tren, Netizen Memanas
Nyatanya netizen tak suka dengan hal itu. Mereka pun menyerang Vogue Inggris dengan mengatakan jika payudara adalah bagian tubuh dan bukannya tren fashion.
Foto: Twitter |
"Jadi Vogue mengatakan jika bentuk tubuh sepertiku sudah tidak lagi fashionable. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang tidak bisa menyembunyikan payudaranya sepertiku?" tulis seorang bernama Sophie Hall.
"Tidak terkejut tentang hal-hal yang keluar dari Vogue, yang mengejutkan adalah di tahun 2016, para wanita akan malu karena memiliki payudara. Maaf saja, tapi wanita akan selalu punya payudara, itu yang terjadi," kata pengguna Twitter bernama Pam Beesly.
"Payudara akan selalu jadi tren! F**K Vogue," tulis komentar lainnya dari user @hypnoticspxlls.
Selain yang marah, ada pula komentar yang menganggapinya dengani lelucon sarkas. "Aku senang Vogue bilang payudara sudah berakhir itu memberiku alasan untuk membuang yang lama dan mendapatkan yang baru dari Topshop," ujar seorang netizen.
Ini bukan kali pertama Vogue menuai kritik karena menyebut satu bentuk tubuh sebagai tren mode. Di 2014, Vogue merilis artikel berjudul 'We're Officially in the Era of the Big Booty' yang lalu dikritik karena menyindir wanita keturunan Latin dan para Afrika-Amerika yang identik dengan bokong besar.
(asf/asf)











































Foto: Twitter