Rona Kelabu Giorgio Armani & Sentuhan Retro DSquared2
Ferdy Thaeras - wolipop
Selasa, 25 Feb 2014 16:00 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
dok. ist
Jakarta -
Jika pekan mode lainnya hanya berlangsung selama empat atau lima hari, beda halnya dengan kota Milan yang memang dihidupkan oleh industri fashion. Enam hari dijalani dengan total 67 rumah mode yang berpartisipasi. Hari ke-6 pun diramaikan dengan peragaan Giorgio Armani dan DSquared2.
1. Giorgio Armani
Untuk peragaan Fall/Winter 2014, Armani mendisiplinkan diri untuk mengeksplorasi area kelabu. Warna yang sangat korporat, formal dan fleksibel ini dirancang agar tetap terlihat elegan untuk busana kerja, pesta maupun sehari-hari.
2. Motif
Tutul macan memang tidak ada yang berwarna kelabu, namun ia mewarnainya agar terlihat lebih menenangkan. Dipadukan dengan rok bergelepai, kesan seksi terasa tanpa meninggalkan efek formalitas.
3. Boyish
Bahan sutra jersey menjadi fokus untuk menciptakan kesan ringan yang nyaman digunakan. Kesan sportif yang tercipta pun diperkuat dengan gaya boyish khas anak lelaki dengan celana kebesaran semata kaki dan sepatu suede bernuansa kasual.
4. Fur
Bagi yang ingin tetap tampil glamour, fur warna kelabu dipadukan dengan warna kuning neon. Agar tidak terlalu berjiwa muda, kain mengilap serupa organdy tetap digunakan di rok untuk memberi kesan dewasa yang feminin.
5. Gaun malam
Tak lengkap rasanya jika lini ini tak mengeluarkan rancangan gaun malam untuk para klien selebritas dan sosialita yang ingin eksis di karpet merah. Paduan tube top simpel dan rok berpayet rumit warna hijau merupakan salah satu desain yang glamour, yang pernah dikenakan oleh Olivia Munn.
6. DSquared2
Label milik desainer kembar, Dean & Dan Caten ini terpikat akan kecantikan Audrey Hepburn yang dipindahkan ke era kejayaan retro tahun '60-an. Rok dan gaun mini menjadi keharusan gaya berbusana meskipun udara dingin menyengat. Kuncinya adalah fur dan bahan jas yang tebal.
7. Gaun
DSquared2 memang tidak terlalu populer untuk hal rancang-merancang gaun malam karpet merah. Namun keduanya tetap konsisten mengeluarkan desain yang maksimalis dengan acuan gaya ala selebritas Hollywood tempo dulu.
8. Blok Warna
Kejayaan gaya Mod atau modern tahun '60-an terletak pada permainan blok warna yang tersusun rapih secara grafis ala lukisan Piet Mondrian. Kali ini bidang tersebut diisi warna yang lebih menenangkan dengan bahan tebal seperti fur hingga beludru.
9. Kulit Eksotis
Masih merasa kurang seksi dan eksotis? Maka gaun mini semakin mini dan materi yang digunakan tidak tanggung-tanggung, yakni kulit ular piton. Dikemas dalam warna cerah seperti biru elektrik, paduan ini diterapkan ke seluruh aksesori dari tas hingga sepatu.
10. Panel
Tidak biasanya duo desainer kembar ini bermain di area lembut seperti warna beige dan nude kemudian dibentuk menjadi gaun detail panel yang berkesan industrial. Meskipun jelas-jelas keluar dari konsep retro, tiga gaun ini tetap dipaksakan tampil dikenakan oleh tiga model oriental dengan riasan yang bernuansa futuristik.