Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

8 Desainer Muda Indonesia yang Bersinar di Mancanegara

Alissa Safiera - wolipop
Senin, 28 Okt 2013 17:41 WIB
...
Foto: Mohammad Abduh/Wolipop
Jakarta - Para desainer muda Indonesia kini tidak hanya sukses berpijak di industri mode dalam negeri tapi juga luar negeri. Pencapaian mereka saat ini dapat dijadikan inspirasi bagi bibit baru untuk terus berkarya dan berkembang. Berikut beberapa deret nama desainer muda yang kian bersinar di dalam negeri maupun mancanegara:

1. Major Minor

Label ready to wear besutan desainer Ari Seputra dan istri, Sari, tidak hanya diminati pecinta mode Indonesia tapi Inggris. Kini koleksi Major Minor juga bisa dibeli di Harvey Nichols Inggris, sejak pertengahan tahun lalu. Untuk koleksi terbaru yang dipamerkan di Jakarta Fashion Week kemarin, Major Minor menghadirkan nuansa hutan hujan sebagai printing untuk koleksi musim panasnya.

2. Tex Saverio

Desainer muda yang baru memulai label di tahun 2010 ini kian berkembang pesat. Karya-karyanya bahkan dipakai artis sekelas Lady Gaga, dan yang terbaru dikenakan dalam poster sekuel film The Hunger Games. Tak hanya itu saja, Tex jadi desainer Indonesia pertama yang mengisi panggung runway di Paris Fashion Week dengan label ready-to-wear barunya, TEXSAVERIO Jakarta. Untuk koleksi couture terbarunya, Tex menyajikan perpaduan fashion dan teknologi dengan menciptakan baju dari printing 3D.

3. Peggy Hartanto

Wanita kelahiran Surabaya ini mulai menggeluti dunia fashion di Raffles College of Design and Commerce Sydney, Australia. Label Peggy dikenal dengan ciri rancang yang minimalis, modern, namun tetap feminin. Tak heran karyanya diminati para seleb Indonesia hingga mancanegara. Misalnya saja Andien, Giuliana Rancic, Bella Thorne, AJ Michalka, Lucy Hale dan Janel Parrish.

4. Auguste Soesastro

Auguste Soesastro menjadi urutan berikutnya untuk desainer Indonesia yang sukses di industri mode internasional. Setelah menyelesaikan masa kuliahnya di jurusan Film and Digital Arts dari Australian National University, Auguste melanjutkan pendidikan fashionnya di Chambre Syndicale de la Couture, Paris. Selama tinggal di Paris, ia juga magang di beberapa rumah mode Haute Couture. Dua tahun kemudian, Auguste pindah ke New York dan mendirikan labelnya sendiri, Kraton. Rancangan minimalis, kasual dan potongan asimetris menjadi ciri khas desainnya kini.

5. Ardistia New York

Ardistia Dwiasri atau yang lebih dikenal dengan nama labelnya, Ardistia New York memiliki ciri khas potongan minimalis sekaligus terkesan edgy. Rancangan inilah yang ternyata disukai para pecinta mode di New York. Kini label yang berjalan sejak 2007 itu, mulai memasarkan karyanya di beberapa kota di Amerika, Eropa, Kanada, Timur Tengah, dan kini berekspansi ke Asia.

6. Rinda Salmun

Rinda Salmun, wanita 26 tahun itu merupakan desainer tanah air yang sudah menembus pasar mancanegara. Bahkan karier Rinda justru bermula di London Fashion Week, sebelum di Jakarta. Ia baru saja memulai debutnya di Jakarta Fashion Week beberapa waktu lalu, dengan menampilkan koleksi yang feminin.Potongan geometris dan warna-warna terang merupakan ciri khasnya kini.

7. Angie Blaire

Angie Blaire, adalah desainer lainnya yang memiliki label berbasis di New York. Label bernama 'Blaire' itu eksis sejak tahun 2009, baik bagi pencinta mode Jakarta maupun New York. Untuk koleksi terbarunya yang tampil di Jakarta Fashion Week lalu, ia mengusung tema 'Fearless' yang terinspirasi dari tradisi karapan sapi. Koleksi itu menghadirkan 30 set busana dengan warna terang, seperti merah, kuning, hijau, pink yang berpadu dengan kain bermotif ramai.

8. Harry Halim

Desainer muda yang go international selanjutnya adalah Harry Halim, yang memiliki label berbasis di Paris. Dalam ajang Jakarta Fashion Week 2014 lalu, Harry menampilkan karya berjudul 'Vena', yang terkesan edgy dan grunge. Padanan warna hitam dan merah, serta cutting yang khas, menjadi daya tarik tersendiri untuk koleksi ini.
(asf/hst)
...
Hide Ads