Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Namai Produk 'Negro', Brand Sepatu Dituduh Rasis

wolipop
Selasa, 03 Jan 2012 14:02 WIB
...
dok. Amazon
Jakarta - Sebuah brand sepatu, Coclico menamai salah satu produk sepatu mereka dengan kata 'negro'. Pemilihan nama itu, membuat Coclico mendapat tuduhan sebagai brand rasis.

Kontroversi mengenai brand sepatu asal Amerika ini berawal dari seorang pembeli bernama Mellisa Pierce yang mengatakan kekecewaannya terhadap nama produk tersebut, melalui akun twitter miliknya. Saat dirinya sedang berbelanja di situs belanja online, Amazon, ia menemukan sebuah boots keluaran Coclico bernama 'Kentucky Negro'.

Nama 'Negro' sebenarnya dimaksudkan untuk menjelaskan warna sepatu boots yang dibuat di Spanyol oleh sang desainer, Sandra Canselier. Sedangkan 'Kentucky' merupakan material kulit yang digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti yang dikutip dari Fashionetc, istilah 'Negro' biasanya digunakan untuk menggambarkan orang-orang berkulit hitam dengan konotasi yang negatif. Maka dari itu, nama produk sepatu Coclico dianggap menghina dan berbau rasis.

Tetapi dalam situs resmi Coclico, mereka tak menulis 'Kentucky Negro' namun menggunakan 'Kentucky Black'. Nama produk yang dirasa narsis tersebut hanya ada pada situs belanja Amzon dan Shopbop.

Dalam penjelasannya mengenai masalah rasisme ini, Coclico mengatakan," Kentucky adalah jenis kulit yang digunakan. Dan ya, kami menggunakan 'black' pada produk kami karena kami ingin menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Tapi sepatu kami dibuat di Mallorca, Spanyol dan langsung dikirim dari pabrik dengan menampilkan nama produk dalam bahasa Spanyol (negro berarti hitam dalam bahasa Spayol dan Portugis). Saya menduga itulah yang membuat Shopbop dan Amazon menggunakan istilah "negro' tersebut. Proses penamaan ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung."


(eya/eya)
...
Hide Ads