Mantan Pimred Vogue Paris Siap Rilis Majalah
wolipop
Senin, 03 Okt 2011 15:45 WIB
Jakarta
-
Carine Roitfeld telah mengundurkan diri sebagai Pimpinan Redaksi Vogue Paris pada awal 2011. Kini ia dikabarkan akan merilis majalah sendiri pada September 2012.
Seperti yang dikutip dari Female First, wanita berusia 57 tahun itu telah mengumumkan rencananya untuk meluncurkan majalahnya yang akan dicetak sebanyak empat kali dalam setahun. Roitfeld mengatakan bahwa ambisinya sekarang ini adalah membuat majalah yang menarik dan mendunia.
"Saya menempatkan tim impian saya untuk membuat majalah. Ini merupakan ambisi saya untuk membuat majalah yang ikonik, segar dan menarik," ujar wanita yang juga baru meluncurkan buku biografinya yang bertajuk 'Irreverent'.
Berbeda dengan majalah tempat ia bekerja sebelumnya, Kali ini Roitfeld ingin majalahnya hadir dalam bahasa Inggris. Menurutnya, dengan begitu majalah baru miliknya bisa lebih mendunia.
"Tidak ada nilai di dalamnya jika menggunakan bahasa Prancis, mejalah ini perlu menjadi sesuatu yang internasional dan hadir dalam bahasa Inggris. Agar lebih ikonik dan ingin dikoleksi, majalah ini bukan majalah bulanan. Saya ingin sesuatu yang sangat indah, chic, beda. Saya harus menemukan cara baru," kata Roitfeld.
Besarnya nama Roitfeld dalam dunia mode, bisa saja membuat dirinya mengikuti cara Oprah dengan manaruh namanya sebagai merek majalah. Namun ia mengaku lebih senang bekerja di belakang layar.
"Saya bisa saja menyebut majalah tersebut dengan nama 'Carine Roitfeld' seperti yang dilakukan Oprah, dan menaruh foto diri saya ke dalam sampul majalah tiap bulannya, tapi saya tidak yakin apakah hal itu yang diinginkan oleh publik. Saat ini mereka terlalu banyak melihat saya. Saya ingin menghilang," tambah wanita yang sempat menjadi penata gaya kampanye iklan Chanel.
(eya/eya)
Seperti yang dikutip dari Female First, wanita berusia 57 tahun itu telah mengumumkan rencananya untuk meluncurkan majalahnya yang akan dicetak sebanyak empat kali dalam setahun. Roitfeld mengatakan bahwa ambisinya sekarang ini adalah membuat majalah yang menarik dan mendunia.
"Saya menempatkan tim impian saya untuk membuat majalah. Ini merupakan ambisi saya untuk membuat majalah yang ikonik, segar dan menarik," ujar wanita yang juga baru meluncurkan buku biografinya yang bertajuk 'Irreverent'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada nilai di dalamnya jika menggunakan bahasa Prancis, mejalah ini perlu menjadi sesuatu yang internasional dan hadir dalam bahasa Inggris. Agar lebih ikonik dan ingin dikoleksi, majalah ini bukan majalah bulanan. Saya ingin sesuatu yang sangat indah, chic, beda. Saya harus menemukan cara baru," kata Roitfeld.
Besarnya nama Roitfeld dalam dunia mode, bisa saja membuat dirinya mengikuti cara Oprah dengan manaruh namanya sebagai merek majalah. Namun ia mengaku lebih senang bekerja di belakang layar.
"Saya bisa saja menyebut majalah tersebut dengan nama 'Carine Roitfeld' seperti yang dilakukan Oprah, dan menaruh foto diri saya ke dalam sampul majalah tiap bulannya, tapi saya tidak yakin apakah hal itu yang diinginkan oleh publik. Saat ini mereka terlalu banyak melihat saya. Saya ingin menghilang," tambah wanita yang sempat menjadi penata gaya kampanye iklan Chanel.
(eya/eya)











































