Jakarta
-
Rumah mode Dior terus mencari Creative Director terbarunya. Sayangnya sudah dua desainer yang menolak posisi prestisius tersebut.
John Galliano baru saja melewati sidang percobaannya akibat tindakan rasisnya. Hal ini nampaknya tidak membuat rumah mode Dior untuk berhenti mencari penggantinya untuk menduduki posisi Creative Director.
Baru-baru ini, desainer Azzedine Alaia dikabarkan baru saja menolak kesempatan untuk menggantikan John Galliano untuk Christian Dior. Ia menganggap posisi tersebut tidak tepat untuknya.
Galliano yang dipecat awal tahun ini dari rumah mode Dior disebabkan atas tindakan rasisnya yang berbau anti-Sematik di sebuah kafe di Paris. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan mengapa Alaia menolak pekerjaan prestisius tersebut.
Wartawan Financial Times bernama Vanessa Friedman menulis: "Alaia tidak tertarik. Ia merasa tersanjung, namun tidak akan mengambilnya. Kisah yang terjadi pada John Galliano sangatlah menyedihkan, ia menjawab ketika saya bertanya kepadanya. Ia tidak ingin menjadi bagian berikutnya dari kisah menyedihkan itu. Dan hal ini adalah sebab utama sebelum Anda mengira-ngira hal lainnya."
Alaia bukan satu-satunya desainer yang dikaitkan dalam hal tebak-menebak siapa desainer Dior berikutnya. Riccardo Tisci, desainer utama dari rumah mode Givenchy salah satunya. Ia dikabarkan menjadi penggantinya, namun dimentahkan berdasarkan wawancara terbarunya.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Sejujurnya, saya kasihan melihat John. Namun untuk saat ini, saya akan mengesampingkan gosip tentang diri saya. Gosip saya akan pindah ke sini, ke sana, dan sebagainya. Akan banyak gosip yang beredar dan akan selalu begitu."
"Asal tahu saja, saya saat ini sangat bahagia menjadi bagian dari Givenchy dan sedang membawanya ke level berikutnya. Dan sekali lagi, saya merasa seperti di rumah. Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya, tapi Givenchy sudah menjadi seperti anak saya. Sangat sulit bagi saya untuk meninggalkannya" ujar Tisci menutup wawancara.
(fer/kik)
John Galliano baru saja melewati sidang percobaannya akibat tindakan rasisnya. Hal ini nampaknya tidak membuat rumah mode Dior untuk berhenti mencari penggantinya untuk menduduki posisi Creative Director.
Baru-baru ini, desainer Azzedine Alaia dikabarkan baru saja menolak kesempatan untuk menggantikan John Galliano untuk Christian Dior. Ia menganggap posisi tersebut tidak tepat untuknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wartawan Financial Times bernama Vanessa Friedman menulis: "Alaia tidak tertarik. Ia merasa tersanjung, namun tidak akan mengambilnya. Kisah yang terjadi pada John Galliano sangatlah menyedihkan, ia menjawab ketika saya bertanya kepadanya. Ia tidak ingin menjadi bagian berikutnya dari kisah menyedihkan itu. Dan hal ini adalah sebab utama sebelum Anda mengira-ngira hal lainnya."
Alaia bukan satu-satunya desainer yang dikaitkan dalam hal tebak-menebak siapa desainer Dior berikutnya. Riccardo Tisci, desainer utama dari rumah mode Givenchy salah satunya. Ia dikabarkan menjadi penggantinya, namun dimentahkan berdasarkan wawancara terbarunya.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Sejujurnya, saya kasihan melihat John. Namun untuk saat ini, saya akan mengesampingkan gosip tentang diri saya. Gosip saya akan pindah ke sini, ke sana, dan sebagainya. Akan banyak gosip yang beredar dan akan selalu begitu."
"Asal tahu saja, saya saat ini sangat bahagia menjadi bagian dari Givenchy dan sedang membawanya ke level berikutnya. Dan sekali lagi, saya merasa seperti di rumah. Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya, tapi Givenchy sudah menjadi seperti anak saya. Sangat sulit bagi saya untuk meninggalkannya" ujar Tisci menutup wawancara.
(fer/kik)
