Ini Dia Rancangan Terbaru 5 Desainer IPMI di JFFF
wolipop
Selasa, 17 Mei 2011 13:35 WIB
Jakarta
-
Pagelaran Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) hari ketiga pada hari Senin kemarin (16/05/2011) diwarnai fashion show lima desainer Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI). Mereka adalah Widhi Budimulia, Syahreza Muslim, Sutanto Danuwidjaja, Yongki Budisutisna dan Susie Hedijanto yang menawarkan konsep evening gown pada para pecinta fashion.
Rancangan Widhi Budimulia yang membuka fashion show ini banyak memberikan sentuhan tegas namun romantis. Permainan detail ruffles (rumbai), aplikasi, draping (tumpuk) siluet H-line, A-line dan X menjadi andalan koleksinya yang didominasi warna beige, grey dan off-white.
"Kesibukan kota besar atau kaum urban membutuhkan kepraktisan namun tetap elegan dan glamor. Hal itulah yang memberikan ide untuk merancang koleksi ini" ujar Widhi Budimulia saat ditemui pada acara jumpa pers di Ballroom Hotel Harris.
Berikutnya Syahreza Muslim mengusung tema 'Love, Colour and Romantic' pada rancangannya. Keinginannya agar semua orang saling menyayangi dan hidup tanpa kekerasan, tertuang pada 7 koleksi busana dengan warna-warna color block dan motif floral nan romantis.
Sekuen ketiga tampil rancangan Sutanto Danuwidjaja yang mengangkat tema 'Just Woke Up, Feeling So Sexy'. Terinspirasi dari wanita yang tanpa make up bangun tidur dengan mengenakan roll rambu. Ia tetap terlihat cantik saat mengenakan busana formal ataupun informal. Dengan busana mix and match wanita akan merasa lebih percaya diri tampil apa adanya sesuai dengan karakternya. Warna-warna yang ditawarkan dalam koleksinya kali ini adalah orange, biru, hijau, merah dengan material chiffon, lace, taffera dan dikombinasi dengan aplikasi motif bunga.
Yongki Budisutisna lebih memilih 'bermain' dalam siluet A dan meminimalisir penggunaan payet untuk koleksi 'La Beaute Feminine'. Yongki menampilkan evening gown warna netral seperti coklat dan hitam yang menghiasi dinamisme rancangannya.
Perancang wanita Susie Hedijanto tidak mau kalah dari yang lainnya. Dengan tema 'Blocked Colour', busana hasil rancangannya terlihat playful. Ia berhasil menarik perhatian para penikmat fashion dengan permainan cerah dan teknik garis membuat busananya tampak berbeda.
(rsk/fer)
Rancangan Widhi Budimulia yang membuka fashion show ini banyak memberikan sentuhan tegas namun romantis. Permainan detail ruffles (rumbai), aplikasi, draping (tumpuk) siluet H-line, A-line dan X menjadi andalan koleksinya yang didominasi warna beige, grey dan off-white.
"Kesibukan kota besar atau kaum urban membutuhkan kepraktisan namun tetap elegan dan glamor. Hal itulah yang memberikan ide untuk merancang koleksi ini" ujar Widhi Budimulia saat ditemui pada acara jumpa pers di Ballroom Hotel Harris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekuen ketiga tampil rancangan Sutanto Danuwidjaja yang mengangkat tema 'Just Woke Up, Feeling So Sexy'. Terinspirasi dari wanita yang tanpa make up bangun tidur dengan mengenakan roll rambu. Ia tetap terlihat cantik saat mengenakan busana formal ataupun informal. Dengan busana mix and match wanita akan merasa lebih percaya diri tampil apa adanya sesuai dengan karakternya. Warna-warna yang ditawarkan dalam koleksinya kali ini adalah orange, biru, hijau, merah dengan material chiffon, lace, taffera dan dikombinasi dengan aplikasi motif bunga.
Yongki Budisutisna lebih memilih 'bermain' dalam siluet A dan meminimalisir penggunaan payet untuk koleksi 'La Beaute Feminine'. Yongki menampilkan evening gown warna netral seperti coklat dan hitam yang menghiasi dinamisme rancangannya.
Perancang wanita Susie Hedijanto tidak mau kalah dari yang lainnya. Dengan tema 'Blocked Colour', busana hasil rancangannya terlihat playful. Ia berhasil menarik perhatian para penikmat fashion dengan permainan cerah dan teknik garis membuat busananya tampak berbeda.
(rsk/fer)











































