Tsunami, Pekan Mode Jepang Resmi Dibatalkan
wolipop
Rabu, 16 Mar 2011 13:04 WIB
Jakarta
-
Bencana Tsunami yang menghantam beberapa wilayah Jepang empat hari yang lalu berdampak negatif yang cukup besar. Dunia mode salah satunya. Pekan mode Jepang atau Japan Fashion Week yang rencananya akan dilaksanakan minggu depan (21/03/2011 - 25/03/2011) terpaksa dibatalkan, seperti yang dikutip dari WWD, (15/03/2011).
Banyak label dan brand fashion terpaksa menunda bahkan membatalkan peragaan trend busana Fall/Winter 2011 akibat tsunami yang merusak aspek industri pakaian. Penjualan pakaian dan kosmetik diestimasikan turun 10.6 persen sejak dua hari yang lalu. Contohnya brand Uniqlo yang turun 17.5 persen, pusat belanja Takashimaya 13.79 persen hingga Shiseido yang merugi 9.18 persen.
Dengan keterbatasan listrik pasca tsunami, banyak pula pabrik tekstil dan sejenisnya siap menyongsong pailit. Roda bisnis yang tidak berputar, para pekerja yang tidak memungkinkan untuk datang ke pabrik atau workshop, hingga pembeli yang berhenti belanja merupakan efek domino dari tsunami untuk industri fashion dan kecantikan.
Namun pihak JFW (Japan Fashion Week) tetap optimis dan mengeluarkan pernyataan di website resminya, seperti dikutip dari Huffingtonpost. "Menghadapi masa sulit ini, kami akan tetap berusaha yang terbaik untuk mengumpulkan produk-produk sehingga pameran tetap bisa berlangsung. Hal ini terwujud salah satunya dengan menggunakan kekuatan dari media online dan juga belanja online."
Beberapa label populer di Jepang di antaranya, Gut's Dynamite Cabarets, Somarta, Junya Tashiro, beautiful people, Yoshio Kubo, Ne-Net dan Etw.Vonneguet.
(fer/hst)
Banyak label dan brand fashion terpaksa menunda bahkan membatalkan peragaan trend busana Fall/Winter 2011 akibat tsunami yang merusak aspek industri pakaian. Penjualan pakaian dan kosmetik diestimasikan turun 10.6 persen sejak dua hari yang lalu. Contohnya brand Uniqlo yang turun 17.5 persen, pusat belanja Takashimaya 13.79 persen hingga Shiseido yang merugi 9.18 persen.
Dengan keterbatasan listrik pasca tsunami, banyak pula pabrik tekstil dan sejenisnya siap menyongsong pailit. Roda bisnis yang tidak berputar, para pekerja yang tidak memungkinkan untuk datang ke pabrik atau workshop, hingga pembeli yang berhenti belanja merupakan efek domino dari tsunami untuk industri fashion dan kecantikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa label populer di Jepang di antaranya, Gut's Dynamite Cabarets, Somarta, Junya Tashiro, beautiful people, Yoshio Kubo, Ne-Net dan Etw.Vonneguet.
(fer/hst)










































