Jakarta
-
Label tas asal Spanyol, Loewe terkenal dengan koleksi tas yang sarat akan kemewahan. Namun untuk koleksi terbarunya, mereka justru akan meninggalkan ciri khas tersebut.
Hal itu diutarakan oleh sang Creative Director, Stuart Vevers. Menurutnya, kata 'mewah' dipakai terlalu berlebihan dalam membuat koleksi Loewe.
"Ini saatnya mengembalikan tas keluaran Loewe kepada fungsi awalnya. Kemewahan telah dilakukan secera berlebihan," ujarnya dilansir Vogue.
'Kemewahan' yang dimaksud Vevers adalah pemakaian aksesori dan detail yang berlebihan. Ia ingin membuatnya menjadi lebih praktis juga ringan sehingga lebih berfungsi serta nyaman bagi si pemakai.
Namun Vevers sadar benar, keputusannya ini berarti mengubah desain yang telah melekat pada hati para pelanggan setia Loewe. Namun ia tetap percaya diri dan yakin, Loewe tak akan pernah ditinggalkan para penggemarnya.
"Ya, ini saatnya untuk bergerak maju," ujarnya optimis.
(kee/fer)
Hal itu diutarakan oleh sang Creative Director, Stuart Vevers. Menurutnya, kata 'mewah' dipakai terlalu berlebihan dalam membuat koleksi Loewe.
"Ini saatnya mengembalikan tas keluaran Loewe kepada fungsi awalnya. Kemewahan telah dilakukan secera berlebihan," ujarnya dilansir Vogue.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Vevers sadar benar, keputusannya ini berarti mengubah desain yang telah melekat pada hati para pelanggan setia Loewe. Namun ia tetap percaya diri dan yakin, Loewe tak akan pernah ditinggalkan para penggemarnya.
"Ya, ini saatnya untuk bergerak maju," ujarnya optimis.
(kee/fer)










































