Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Armani Kuasai Asia, Zara Rambah Eropa

wolipop
Jumat, 30 Jul 2010 09:30 WIB
...
Jakarta - Brand eksklusif Giorgio Armani telah memperkuat pasar Asianya dengan membuka toko pertamanya di Mongolia dan Vietnam. Hal ini dikarenakan permintaan konsumen Asia yang terus meningkat setiap tahunnya.

Butik Emporio Armani dapat dijumpai di Ulan Bator, Ho Chi Minh, Vietnam serta pusat kota Mongolia. Sebelum berdirinya butik tersebut, area tersebut memiliki  kafe yang menjadi favorit para fashionista.

"Asia adalah pasar yang sangat potensial dan merupakan target pasar bagi banyak label Eropa, termasuk Armani. Karena itu, kami sangat antusias dengan membuka butik Emporio Armani di Vietnam dan Mongolia, yang akan semakin memperkuat pasar Armani di Asia Pasifik" Ujar Giorgio Armani seperti yang dilansir dari Fashion United.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Armani bukanlah label Eropa pertama yang mengijakkan kaki di Vietnam dan Mongolia. Sebelumnya, fashion brand yang berada di bawah naungan konglomerasi mode LVMH, Moet Hennessy Louis Vuitton SA sudah banyak yang telah membuka jaringan butiknya di Vietnam dan Mongolia,

Jika Armani menyasar pasar Asia, Zara malah memilih pasar Eropa untuk kelangsungan bisnisnya. Bisnis ritel asal Spanyol ini malah memperluas jangkauannya ke wilayah Eropa Timur, yang menjadi salah satu pasar terkuat selain Asia dan Amerika.

Seperti yang dilansir dari fibre2fashion, fashion brand yang berada di bawah bendera Indetex Group akan membuka tiga toko baru di Bulgaria yang berlokasi di tiga kota utama, seperti Sofia, Burgas dan Stara Zagora. "Kami juga mempunyai rencana untuk memperkuat pasar melalui toko ritel online" ujar juru bicara zara.

Seperti yang diketahui Indetex membawahi beberapa label lain selain Zara yang juga memiliki pasar kuat di Eropa, seperti Pull & Bear, Massimo Dutti, Bershka, Stradivarius, Oysho, serta Uterque dengan total jaringan toko sebanyak 4.705 buah yang tersebar di 76 negara.
(eya/fer)
...
Hide Ads