Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Raja Charles Murka, Gelar Pangeran Harry dan Meghan Markle Terancam Dicabut

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 26 Okt 2026 18:00 WIB
...
Prince Harry, left, and Meghan, right, holding hands upon arrival at the government house in Lagos Nigeria, Sunday, May 12, 2024. Prince Harry and his wife Meghan are in Nigeria to champion the Invictus Games, which Prince Harry founded to aid the rehabilitation of wounded and sick servicemembers and veterans. (AP Photo/Sunday Alamba)
Foto: AP Photo/Sunday Alamba
Jakarta -

Raja Charles III dikabarkan sempat mempertimbangkan untuk mencabut gelar kerajaan Pangeran Harry dan Meghan Markle setelah pasangan tersebut melakukan kunjungan ke Nigeria pada Mei 2024. Perjalanan selama tiga hari itu disebut membuat sang raja sangat marah lantaran dinilai menyerupai kunjungan resmi anggota keluarga kerajaan.

Menurut pakar kerajaan Tom Quinn, Charles dan Pangeran William tidak senang melihat Harry dan Meghan mendapat sambutan meriah selama berada di Nigeria. Keduanya bahkan dikabarkan membahas kemungkinan mencabut gelar Duke dan Duchess of Sussex yang masih disandang pasangan tersebut.

Harry dan Meghan mengunjungi Nigeria untuk menjalankan sejumlah agenda sosial, termasuk mendatangi sekolah dan organisasi amal. Kunjungan itu juga berkaitan dengan ketertarikan Nigeria untuk menjadi tuan rumah Invictus Games, ajang olahraga bagi personel militer dan veteran yang terluka atau sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prince Harry, left, and Meghan, right, holding hands upon arrival at the government house in Lagos Nigeria, Sunday, May 12, 2024. Prince Harry and his wife Meghan are in Nigeria to champion the Invictus Games, which Prince Harry founded to aid the rehabilitation of wounded and sick servicemembers and veterans. (AP Photo/Sunday Alamba)Meghan Markle & Pangeran Harry di Nigeria. (AP Photo/Sunday Alamba) Foto: AP Photo/Sunday Alamba

Meski telah mundur dari tugas resmi kerajaan pada 2020 dan pindah ke Amerika Serikat, Harry dan Meghan tetap menjalankan kegiatan sosial secara mandiri. Gaya kunjungan mereka ke Nigeria pun dinilai menyerupai tur resmi kerajaan, lengkap dengan penyambutan dan berbagai acara publik.

"Semua tandanya sudah terlihat. Mereka disambut dengan tarian, resepsi, serta kunjungan ke sekolah dan organisasi amal. William benar-benar murka dan bertekad mencari cara agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Charles dikabarkan lebih marah daripada yang pernah dilihat siapa pun," ujar Quinn kepada The Mirror pada Mei 2024.

Quinn menyebut Charles dan William sempat berdiskusi panjang mengenai kemungkinan mencabut gelar kerajaan Harry dan Meghan. Meski demikian, keputusan tersebut tidak mudah diambil karena dikhawatirkan justru memperburuk hubungan keluarga.

"Hal terakhir yang mereka inginkan adalah memberi Harry dan Meghan bahan baru untuk dikeluhkan," ujar Quinn.

Menurutnya, pencabutan gelar juga belum tentu menghentikan aktivitas pasangan tersebut. Harry dan Meghan masih bisa melakukan perjalanan ke berbagai negara serta melanjutkan kegiatan sosial mereka tanpa gelar kerajaan.

Saat ini, Harry dan Meghan memang tidak lagi menggunakan sapaan His Royal Highness dan Her Royal Highness dalam kapasitas resmi. Keduanya tetap menyandang gelar Duke dan Duchess of Sussex.

(kik/kik)

...
Hide Ads