Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pacar Lamine Yamal Nangis Dihujat Netizen Usai Spanyol Juara Piala Dunia

Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 22 Jul 2026 10:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Lamine Yamal dan Ines Garcia usai Spanyol juara Piala Dunia 2026
Foto: IG Lamine Yamal
Jakarta -

Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026 ternyata tak hanya membawa kebahagiaan bagi Lamine Yamal. Sang kekasih, Ines Garcia, mengaku justru menjadi sasaran ribuan komentar kebencian di media sosial setelah ikut merayakan momen bersejarah tersebut.

Influencer yang mengumumkan hubungannya dengan bintang muda Barcelona itu pada awal 2026 tersebut akhirnya angkat bicara. Lewat unggahan di media sosial, Ines mengungkapkan betapa berat dampak hujatan yang terus berdatangan terhadap kondisi emosionalnya. Wanita 21 tahun itu mengaku sampai menangis.

"Aku tidak pernah menyangka membagikan sesuatu yang sesederhana ini akan berujung seperti sekarang. Aku sudah menghabiskan berjam-jam membaca komentar. Meski berusaha kuat, aku tetap manusia. Di balik akun ini ada seseorang yang bisa merasa sedih, menangis, membuat kesalahan, dan tetap manusia meski menjalin hubungan dengan seseorang," tulisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ines GarciaInes Garcia Foto: IG Ines Garcia

Komentar negatif itu muncul tak lama setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Saat itu, Ines mengunggah foto bersama Yamal di tengah euforia perayaan sambil menulis, "Kamu berhasil. Selamat sayang, kamu juara dunia."

Pesepak bola 19 tahun itu pun membalas unggahan tersebut dengan kalimat singkat, "Aku mencintaimu, sayang."

ADVERTISEMENT

Momen bahagia itu justru berubah menjadi pengalaman yang menyakitkan bagi Ines. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan menerima kritik, selama disampaikan dengan sopan.

"Aku paham tidak semua orang harus menyukaiku. Aku juga mengerti kritik jika disampaikan dengan hormat. Tapi ada perbedaan besar antara menyampaikan pendapat dan sengaja menghina, merendahkan, atau mendoakan hal buruk kepada seseorang yang bahkan tidak kalian kenal," ungkapnya.

Ines mengaku bahwa berusaha menjalani hidup sebaik mungkin tanpa menganggu orang lain. Dia juga meminta netizen mengingat bahwa setiap akun media sosial memiliki sosok manusia di baliknya.

EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY - JULY 19: Lamine Yamal #19 of Spain celebrates with his girlfriend Ines Garcia after the team's victory following the FIFA World Cup 2026 Final match between Spain and Argentina at New York New Jersey Stadium on July 19, 2026 in East Rutherford, New Jersey. (Photo by Hannah Peters - FIFA/FIFA via Getty Images)EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY - JULY 19: Lamine Yamal dan Ines Garcia (Photo by Hannah Peters - FIFA/FIFA via Getty Images) Foto: Hannah Peters/FIFA via Getty Images

"Aku tidak menyakiti siapa pun. Aku tidak mengambil apa pun dari siapa pun. Aku hanya menjalani hidupku. Sebelum menulis komentar, ingatlah bahwa di balik layar ada seseorang yang punya keluarga, teman, rasa tidak percaya diri, dan perasaan," lanjutnya.

Ia mengaku sedih karena keluarganya juga ikut membaca berbagai komentar bernada kasar yang ditujukan kepadanya. Menurut Ines, tidak ada seorang pun yang pantas menerima ratusan hingga ribuan pesan penuh kebencian hanya karena kehidupan pribadinya.

"Aku tidak meminta semua orang menyukaiku. Aku hanya meminta sedikit empati dan rasa kemanusiaan. Semoga suatu hari nanti internet tidak lagi menjadi tempat yang merayakan kekejaman," tutupnya.

Di tengah kontroversi yang menimpa sang kekasih, Lamine Yamal diperkirakan akan kembali bergabung dengan Barcelona untuk mempersiapkan musim baru. Setelah sukses membawa Spanyol meraih dua gelar internasional sebelum usia 20 tahun, ia kini diharapkan kembali menjadi andalan klub Catalan tersebut.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads