Liam Payne Tinggalkan Harta Rp 485 Miliar, Putranya Jadi Pewaris Tunggal
Harta peninggalan mendiang penyanyi Liam Payne akan diwariskan kepada putra semata wayangnya, Bear. Kabar ini muncul lebih dari setahun setelah kematiannya yang tragis.
Seperti diberitakan Female First, dokumen pengesahan warisan terbaru menunjukkan bahwa kekayaan mantan personel One Direction itu senilai £21,9 juta atau sekitar Rp485 miliar akan jatuh kepada Bear, anak kandungnya yang kini berusia sembilan tahun.
Mantan personel One Direction itu meninggal dunia pada usia 31 tahun setelah terjatuh dari balkon kamar hotelnya di Casa Sur Hotel, Buenos Aires, Argentina, pada 16 Oktober 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liam diketahui tidak meninggalkan surat wasiat sebelum wafat. Namun, berdasarkan aturan waris di Inggris, Bear menjadi ahli waris utama karena Liam tidak dalam status menikah saat meninggal dunia.
Dokumen Pengadilan Tinggi yang dirilis pada Minggu (21/6/2026) mengungkap bahwa sebagian aset kini dapat digunakan untuk kepentingan Bear sebelum dia mencapai usia dewasa. Ibu Bear, penyanyi Cheryl, bersama pengacara industri musik Richard Bray, bertindak sebagai pengelola harta peninggalan tersebut.
Catatan pengadilan juga menunjukkan adanya revisi nilai warisan Liam. Pada Mei 2025, nilai kekayaan bersihnya setelah dikurangi utang dan kewajiban tercatat mencapai £24,3 juta atau sekitar Rp538 miliar. Namun, dokumen terbaru menetapkan nilai bersih warisannya menjadi £21,9 juta atau sekitar Rp485 miliar.
Liam Payne dan anaknya, Bear. Foto: Dok. X Liam Payne |
Berdasarkan dokumen warisan tersebut, Pengadilan Tinggi telah mengeluarkan Letters of Administration, yang memungkinkan aset Liam dikelola untuk kepentingan Bear hingga ia berusia 18 tahun. Sisa harta peninggalan itu diperkirakan akan disimpan dalam bentuk perwalian (trust) sampai Bear mencapai usia dewasa.
Liam Payne meraih ketenaran sebagai anggota boyband One Direction bersama Harry Styles, Niall Horan, Louis Tomlinson, dan Zayn Malik. Grup yang terbentuk melalui ajang The X Factor pada 2010 itu menjelma menjadi salah satu boyband terlaris sepanjang masa lewat lagu-lagu hits seperti 'What Makes You Beautiful', 'Story of My Life', dan 'Night Changes'.
Sementara itu, penyelidikan terkait kematian Liam masih terus berlangsung di Argentina. Penyebab kematiannya telah dikonfirmasi sebagai polytrauma, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami berbagai cedera traumatis serius pada beberapa bagian tubuh akibat benturan keras.
Sebelum meninggal dunia, Liam diketahui terbang ke Buenos Aires bersama kekasihnya Kate Cassidy untuk menonton konser mantan rekan satu grupnya, Niall Horan, di Movistar Arena pada 2 Oktober 2024.
(hst/hst)










































