Paris Jackson Kesal Dibilang 'Bantu' Biopik Michael Jackson yang Banjir Kritik
Komentar Paris Jackson soal biopik 'Michael' kembali ramai dibahas, seiring munculnya gelombang kritik terhadap film yang mengangkat tentang kisah Raja Pop Michael Jackson tersebut.
Aktris sekaligus model ini sebelumnya telah angkat bicara terkait keterlibatannya dalam film garapan Antoine Fuqua itu. Hal ini bermula ketika aktor Colman Domingo, yang memerankan Joe Jackson, menyebut Paris sebagai pihak yang 'sangat membantu' dalam proses produksi.
"Mereka sangat mendukung film kami," ujar Colman kepada People, merujuk pada Paris dan kakaknya, Prince Jackson.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan opini Paris yang sempat dilontarkannya, beberapa bulan sebelum film itu rilis.
"Jangan bilang ke orang-orang kalau aku 'membantu' di film yang 0 persen aku terlibat di dalamnya lol, itu sangat aneh," tulis Paris melalui Instagram Story pada September tahun lalu.
Dia mengungkap sempat membaca draft awal naskah dan memberikan catatan terkait bagian yang menurutnya tidak jujur atau terasa janggal.
Prince Michael Jackson dan Bigi Jackson menghadiri pemutaran perdana film "Michael" di Uber Eats Music Hall pada 10 April 2026 di Berlin, Jerman. Foto: WireImage/Tristar Media |
"Aku membaca salah satu draft pertama dan memberikan catatan tentang apa yang terasa tidak jujur/dan tidak tepat. Ketika itu tidak ditanggapi, aku memilih lanjut dengan hidupku," lanjutnya.
Wanita 28 tahun ini juga menegaskan bahwa kontribusinya hanya sebatas memberi masukan awal, yang pada akhirnya ,tidak digunakan oleh tim produksi.
"Aku hanya ingin klarifikasi bahwa aku sama sekali tidak terlibat, selain memberi feedback di draft awal, lalu diberi tahu bahwa catatanku tidak akan digunakan," ujarnya.
Oleh karena itu, dia memilih tidak ikut campur lebih jauh.
"Itu bukan proyekku. Mereka akan membuat film sesuai keinginan mereka," tambahnya.
Dalam sejumlah video yang ia unggah, Paris juga menyinggung alasan mengapa selama ini memilih diam. Dia menyadari bahwa sebagian penggemar ayahnya tetap akan menyukai film tersebut.
"Film ini dibuat untuk segmen tertentu dari fans ayahku yang masih hidup dalam fantasi, dan mereka akan menyukainya," katanya.
Namun, Paris menegaskan bahwa keputusannya menjaga jarak bukan berarti karena perasaan negatif terhadap sang ayah.
"Banyak yang bilang aku membenci ayahku atau menjauh darinya karena aku tidak terlibat dalam film ini. Itu tidak benar," tegasnya.
Anak kedua dari tiga bersaudara ini menekankan bahwa kejujuran jauh lebih penting dibandingkan keuntungan komersial.
"Aku lebih memilih kejujuran daripada sekadar penjualan dan keuntungan finansial. Itu saja," pungkasnya.
(hst/hst)










































