Nama V BTS Terseret di Sidang HYBE vs Min Hee Jin, Chat Pribadi Jadi Bukti
Nama V BTS terseret dalam perseteruan hukum HYBE dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin. Isi chatnya dengan Min Hee Jin ternyata menjadi salah satu bukti dalam persidangan tanpa persetujuan.
Seperti diketahui, Min Hee Jin terlibat dalam proses kreatif album solo V BTS, LayoVer yang dirilis pada 2023. Ia berperan sebagai creative director yang menentukan visual hingga branding album yang mengusung genre R&B itu.
Dalam pernyataan resmi sub label HYBE, BIGHIT MUSIC, Min Hee Jin menceritakan bagaimana V BTS menghubunginya untuk menawarkan kerja sama tersebut. Lahirlah album LayoVer yang mencuri perhatian dengan bentuknya karena menyerupai box paket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Min Hee Jin memang dikenal sebagai salah satu creative director paling berpengaruh di dunia KPop. Ia membangun identitas banyak grup KPop termasuk konsep colorful dan youthful untuk Girls' Generation, konsep eksperimental untuk SHINee, konsep artsy dan edgy untuk f(x). Sampai dual konsep "Red" yang bright dan "Velvet" yang lebih mature untuk Red Velvet.
Setelah keluar dari SM Entertainment, Min Hee Jin bergabung dengan HYBE dan mendirikan label ADOR. Ia melahirkan girl group NewJeans yang identik dengan konsep Y2K yang fresh. Namun, Min Hee Jin menyadari konsep yang sudah diterapkan untuk NewJeans ditiru oleh HYBE untuk girl group baru mereka dari sub label BELIFT LAB, ILLIT.
Kisruh Min Hee Jin dan HYBE merebak pada 22 April 2024. Ketika HYBE memulai audit internal tanpaMin Hee Jin, yang dituding berupaya mengambil alih sub label ADOR menjadi label independen. Namun, hal itu dibantah tegas oleh Min Hee Jin dalam konferensi pers yang diadakan pada 25 April 2024.
Lulusan Seoul Women University itu menegaskan ia tidak mungkin mengambil alih ADOR karena HYBE memegang 80% sahamnya. Min Hee Jin juga mengatakan bahwa ia didesak mengundurkan diri dari posisi CEO ADOR karena mengeluhkan kesamaan konsep dan visual NewJeans dengan ILLIT.
Konsep album solo V BTS, LayoVer. Foto: dok. BIGHIT MUSIC |
Berselang dua tahun, kasus Min Hee Jin vs HYBE menemukan titik terang. 'Ibu' NewJeans itu memenangkan perseteruan hukumnya dengan HYBE terkait hak penjualan saham pada 12 Februari 2026. Pengadilan juga memerintahkan HYBE untuk membayar 25,5 miliar won (atau setara Rp 291 miliar) kepada Min Hee Jin.
Menurut laporan Star News, pengadilan menyatakan, "Berdasarkan laporan yang meneliti penampilan ILLIT tak lama setelah debut, terdapat aspek-aspek yang dapat dinilai mirip dengan NewJeans." Pengadilan selanjutnya memutuskan bahwa BELIFT LAB gagal menyajikan bukti tambahan yang cukup untuk membantah tuduhan plagiarisme.
Kecurigaan Min Hee Jin menuduh ILLIT meniru NewJeans juga bukan sebuah pelanggaran, melainkan ekspresi berpendapat yang sah. Selama persidangan, percakapan Min Hee Jin dengan V BTS di KakaoTalk juga dimasukkan sebagai bagian dari bukti.
Menurut laporan Sports Kyunghang pada 20 Februari 2026, V BTS mengirimkan pesan kepada Min Hee Jin yang berbunyi, "Ya... Aku tahu, kan. Aku juga melihatnya dan berpikir 'Ah, ini mirip..."
Menyusul laporan tersebut, V BTS langsung menanggapi kontroversi dari isi chatnya yang terekspos lewat Instagram Story. Personel BTS itu mengaku tak menyangka chatnya dengan Min Hee Jin akan menjadi bukti dalam persidangan.
V BTS kini berada di posisi sulit karena diduga memihak Min Hee Jin. Sementara dirinya merupakan artis naungan HYBE.
"Ini adalah bagian dari percakapan pribadi sehari-hari yang aku bagikan karena empati, karena dia adalah kenalanku. Aku sama sekali tidak berniat memihak siapa pun. Namun, aku merasa sangat terkejut bahwa percakapan ini diajukan sebagai bukti tanpa persetujuanku," tegas V BTS.
(rcp/rcp)











































