Anak Transgender Elon Musk Komentari Keterlibatan Ayahnya dengan Epstein
Vivian Wilson, putri Elon Musk yang telah lama berseteru dengan sang ayah, ikut buka suara bicara setelah dokumen baru mengungkap email antara Elon Musk dan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey EpsteinJeffrey Epstein. Dokumen tersebut memuat pertukaran email pada 2012-2013 yang membahas rencana perjalanan ke Karibia, termasuk kemungkinan kunjungan ke pulau pribadi Epstein. Hingga kini, tidak ada bukti yang mengonfirmasi bahwa kunjungan itu benar-benar terjadi.
Melalui serangkaian unggahan di Threads pada Sabtu lalu, Wilson menyatakan keyakinannya bahwa email-email tersebut autentik. Ia mengaku mengingat momen waktu yang disebut dalam dokumen rahasia itu karena bertepatan dengan liburan keluarganya.
"Saya bisa mengonfirmasi bahwa kami berada di St. Barth's pada waktu yang disebut dalam email-email tersebut, dan karena itu saya percaya email itu asli," tulis Wilson dari akun Threads terverifikasinya, @vivllainous.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
St. Barth merupakan pulau kecil yang terletak di kawasan Karibia. Wilson menegaskan bahwa sebelumnya ia tidak mengetahui keberadaan email-email itu.
Elon Musk & Vivian Wilson. Foto: Instagram Vivian Wilson |
"Saya sama sekali tidak tahu soal email-email ini sebelumnya, jadi saya mempelajarinya bersamaan dengan kalian semua. Jika ada informasi lain yang saya ketahui dan bisa saya pastikan kebenarannya, saya akan melakukannya," lanjutnya.
Wilson diketahui telah lama bersikap kritis terhadap ayahnya dan secara hukum mengganti namanya, menghapus nama belakang Musk. Hubungan anak dan ayah ini pun merenggang setelah Wilson yang lahir sebagai laki-laki bertransformasi menjadi wanita transgender, yang kemudian ditentang oleh Elon.
Dari Trump, Elon Musk hingga Bill Gates disebut dalam jutaan dokumen Epstein terbaru Foto: BBC World |
Sementara itu, untuk kasus Epstein, Elon Musk membantah pernah mengunjungi pulau Epstein. Lewat unggahan di X, ia mengatakan bahwa ia menolak undangan untuk terbang ke pulau tersebut maupun menggunakan pesawat Epstein yang dikenal sebagai "Lolita Express".
"Saya hanya memiliki sangat sedikit email dengan Epstein dan menolak undangan berulang kali untuk pergi ke pulaunya atau terbang dengan 'Lolita Express'. Namun saya sadar bahwa beberapa korespondensi email bisa disalahartikan dan digunakan oleh pihak tertentu untuk mencemarkan nama saya," tulis Musk.
Dokumen yang dirilis menunjukkan Epstein membahas kemungkinan perjalanan ke Little Saint James, pulau miliknya di Kepulauan Virgin AS yang kemudian menjadi pusat berbagai tuduhan pelecehan seksual. Email dari 2012 dan 2013 menyebut rencana perjalanan di Karibia, termasuk St. Barth's dan Kepulauan Virgin Inggris.
(kik/kik)
Pakaian Wanita
Tote Bag Muat Laptop hingga 16 Inci! Bawa Banyak Barang Tetap Compact dengan Sena Bag
Kesehatan
Stop Pakai Sanitizer Sembarangan! Ini Pilihan Aman untuk Ibu dan Bayi
Kesehatan
Langkah Praktis Jaga Lingkungan Rumah Tetap Higienis Setiap Hari! Sanitizing Water Jadi Solusi Tepat
Kesehatan
Sering Pusing Saat Puasa Ramadan? Saatnya Pantau Tekanan Darah Sendiri dengan Tensimeter Pergelangan
15 Orang Paling Terkenal di 2025, Barack Obama Hingga Jungkook BTS
YouTuber Cantik Curhat Rasanya Dipacari Idola KPop, Penuh Tekanan Emosional
Kekecewaan Putri Inggris Terhadap Ayahnya yang Terlibat Skandal Seks Epstein
Kim Seon Ho Dihapus dari Iklan La Roche-Posay Usai Dugaan Penghindaran Pajak
Penampilan Topless Chappell Roan Jadi Kontroversi, Makeup Artist Buka Suara
YouTuber Cantik Curhat Rasanya Dipacari Idola KPop, Penuh Tekanan Emosional
Alasan Makan Roti Gandum untuk Diet Lebih Sehat daripada Nasi Putih
15 Orang Paling Terkenal di 2025, Barack Obama Hingga Jungkook BTS
Kekecewaan Putri Inggris Terhadap Ayahnya yang Terlibat Skandal Seks Epstein














































