Most Pop: Dugaan Perselingkuhan CEO Properti dan Karyawan Viral, Kini Resign
Skandal perselingkuhan antara atasan dan karyawan kembali terjadi. Kali ini menimpa sebuah perusahaan properti berbasis di Singapura, setelah dugaan hubungan terlarang antara CEO dan anak buahnya ramai diperbincangkan di forum online.
Rumor ini pertama kali mencuat pada 25 Januari 2026, ketika seorang pengguna forum Reddit r/SingaporeInfluencers mengunggah spekulasi yang beredar di forum lain. Dia menyoal dugaan hubungan asmara antara agen properti Melvin Lim dan influencer Grayce Tan.
Dalam hitungan jam, pengguna forum mulai menelusuri jejak digital keduanya. Berbagai unggahan media sosial, foto liburan bersama, hingga video lama kembali diangkat dan dianalisa secara detail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melvin Lim diketahui merupakan co-founder sekaligus CEO perusahaan properti PropertyLimBrothers (PLB). Sementara itu, Grayce Tan, menjabat sebagai Vice President (VP) Strategy di perusahaan yang sama.
Sejumlah pengguna forum membagikan foto-foto yang memperlihatkan Lim dan Tan tengah berlibur bersama. Ada pula yang menyoroti sebuah video berdurasi enam menit yang diakhiri dengan adegan keduanya meninggalkan kantor secara bersamaan.
CEO Propertylimbrothers diduga selingkuh dengan karyawan. Foto: YouTube @propertylimbrothers |
Sejak saat itu, spekulasi dan kritik meluas ke berbagai platform lain, termasuk HardwareZone Forum, Facebook, hingga situs berita daring Mothership. Dalam waktu singkat, dampak dari skandal tersebut mulai terlihat secara nyata. Melvin dan Grayce mengundurkan diri dari perusahaan.
Profil Melvin Lim menghilang dari situs resmi perusahaan, tepatnya dari halaman "PLB Team". Nama Grayce Tan juga dilaporkan sudah tidak tercantum lagi di laman perusahaan.
Grayce Tan diketahui bergabung dengan PropertyLimBrothers sebagai karyawan magang pada 2022, sebelum akhirnya menempati posisi strategis sebagai VP Strategy.
Di Reddit, netizen membagikan isi pesan WhatsApp yang disebut-sebut berasal dari Melvin Lim dan ditujukan kepada seluruh tim PLB. Dalam pesan tersebut, Melvin diklaim mengakui kesalahan pribadinya.
"Saya telah membuat kesalahan pribadi dan melampaui batas," demikian bunyi pesan yang beredar, seperti dilansir Asia One.
Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada tim.
"Saya bertanggung jawab penuh atas hal ini, dan saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekecewaan dan gangguan yang terjadi terhadap tim," tulisnya.
Dalam pesan yang sama, Melvin menyatakan akan mengambil waktu beberapa bulan ke depan untuk fokus memperbaiki dan melindungi keluarganya.
"Grayce dan saya akan mengundurkan diri dari peran kepemimpinan kami saat ini," lanjut pesan tersebut.
Melvin juga menyebut bahwa VP of Operations akan ditunjuk sebagai CEO sementara perusahaan. Hingga kini, pihak PropertyLimBrothers belum merilis pernyataan resmi di luar pesan internal yang beredar.
(hst/hst)











































