Eks Ibu Negara Prancis yang Benci Monogami Kini Setia Meski Suami di Bui
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy resmi masuk penjara. Baru-baru ini Nicolas tampak meninggalkan kediamannya di Villa Montmorency, Paris, menuju penjara La Santé dengan pengawalan ketat polisi bermotor. Di sisinya, sang istri Carla Bruni tampak setia mendampingi.
Mantan supermodel dan penyanyi itu kini menjadi pembela paling vokal bagi Sarkozy. Sang suami, diduga terlibat skandal dana kampanye Libya.Kasus itu membuat Sarkozy dijatuhi hukuman lima tahun penjara, dua tahun di antaranya harus dijalani secara fisik pada usia 70 tahun.
Tak lama setelah mendengar putusan, Carla Bruni merekam momen intim di apartemen keluarga. Dalam video tersebut, ia berbisik lembut kepada sang suami, "Bolahkan aku memainkan sebuah lagu, sayangku?" dan Sarkozy menjawab, "Avec plaisir (dengan senang hati)." Carla kemudian memetik gitar dan menyanyikan "Let It Be", sebagai penghibur di tengah masa sulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal Cinta Bersemi
Kisah cinta mereka bermula pada tahun 2007 di sebuah pesta yang diadakan oleh sahabat mereka, Jacques Séquéla. Sang tuan rumah mengusulkan permainan, di mana setiap tamu diberi empat menit untuk mencoba memikat tamu lain. Carla dan Nicolas langsung 'klik' sejak saat itu.
"Malam itu saya ingin menunjukkan bahwa saya seorang penyair. Saya menulis lirik lagu di selembar kertas dan memberikannya kepadanya. Ia masih menyimpannya sampai sekarang," ungkap Carla dalam wawancara dengan The Guardian.
Tak butuh waktu lama, keduanya resmi menikah di Istana Élysée pada 2008. Dari pernikahan itu lahirlah putri mereka, Giulia Sarkozy, pada 2011.
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy sebelum meninggalkan rumahnya menuju ke Penjara La Sante untuk memulai masa hukumannya. REUTERS/Benoit Tessier Purchase Licensing Rights Foto: REUTERS/Benoit Tessier Purchase Licensing Rights |
Dari Antimonogami Menjadi Istri Setia
Sebelum mengenal Sarkozy, Carla dikenal dengan pandangan hidupnya yang bebas. Dalam sebuah wawancara, ia bahkan pernah berkata bahwa "monogami itu membosankan."
Pernah bercerai dari filsuf bernama filsuf Raphaël Enthoven, kemudian jatuh cinta ke Sarkozy, pandangannya soal hubungan berubah total. Carla Bruni mengaku padangannya tentang pria lenyap setelah bertyemu dengan Nicolas Sarkozy.
Nicolas Sarkozy dan Carla Bruni. (Photo by Remon Haazen/Getty Images) Foto: Getty Images/Remon Haazen |
"Dia agak kuno dalam hubungan. Dia tidak pernah mengizinkan kami membayardan akan selalu memberikan tempat duduknya jika melihat kami. Dia sedikit mengingatkan saya pada ayah saya. Faktanya,saya suka pria yang gagah berani," tutur Carla.
Sikap klasik Sarkozy justru membuat Carla jatuh hati. Ia menyebut kombinasi antara penampilan, kecerdasan, dan selera humor sang presiden sebagai perpaduan sempurna.
Dari Istana Negara Élysée ke Hidup Sederhana
Sebagai Ibu Negara, Carla Bruni selalu memperlihatkan pesona elegan dan sikap anggun. Namun setelah Sarkozy kalah dalam pemilihan presiden 2012, Carla memilih mundur dari hiruk-pikuk politik.
Carla Bruni. (Photo by Remon Haazen/Getty Images) Foto: Getty Images/Remon Haazen |
Carla menikmati hidup sederhana di apartemen keluarga di Paris dan sering berlibur ke Riviera Prancis. Ia kembali ke dunia musik lewat album Little French Songs, yang menyanjung keindahan hidup sederhana dan cinta yang tulus.
Kini, di usia 57 tahun, Carla Bruni tetap setia di sisi sang suami, bahkan saat Sarkozy harus mendekam di balik jeruji dan menunggu suaminya bebas.
(kik/kik)












































