ADVERTISEMENT

Perang Dingin Antara Kate Middleton dan Camilla, Ini Penyebabnya

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 24 Okt 2022 11:59 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 03: Catherine, Duchess of Cambridge is seen during a visit to  The Princes Foundations Trinity Buoy Wharf, a training site for arts and culture on February 3, 2022 in London, England. (Photo by Nicky J Sims/Getty Images) Foto: Getty Images/Nicky J Sims
Jakarta -

Hubungan Kate Middleton dan Camilla kabarnya merenggang. Perang dingin antara mereka bahkan sudah membuat situasi semakin tidak nyaman.

Penyebab perang dingin mereka pun kabarnya sudah pernah dibicarakan. Namun kabarnya, Kate Middleton semakin kesal dengan sikap Camilla.

"Kate semakin teriritasi dengan Camilla. Dia berpikir bahwa Camilla tidak menjalani tugas kerajaan dengan serius. Hal itu membuat Kate merasa bahwa ibu mertuanya itu tidak layak dengan perannya. Situasi tersebut semakin membuat tidak nyaman," ungkap sumber, seperti dikutip dari Radar Online.

Sumber menambahkan bahwa keduanya kini saling menghindari. Istri Pangeran William itu bahkan pernah melakukan konfrontasi ke Camilla di Istana Buckingham.

Dari isu tersebut terungkap bahwa masalah timbul setelah Ratu Elizabeth II meninggal. "Sejak ratu meninggal, Camilla berusaha keras memperlihatkan kepada semua orang siapa bosnya," ungkap sumber.

"Camilla memiliki sikap superior di mana setiap orang harus tunduk kepadanya," tambah sumber.

Hal itulah yang menjadi akar kerenggangan hubungan Kate dan Camilla. Meski, Camilla kini naik takhta sebagai permaisuri, Kate merasa tidak perlu tunduk atau menyukainya jika sikap ibu mertuanya itu tidak sesuai dengannya.

"Kate telah menjalani tugas kerajaan dengan baik, bahkan di atas rata-rata demi mematuhi nilai kerajaan, tetapi Camilla hanya bersandar pada gelar Charles (kini jadi raja)," ucap sumber lagi.



Simak Video "Permaisuri Camilla Terkejut dengan Pernyataan Pangeran Harry"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)
Adu Perspektif
×
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali Selengkapnya