Most Pop Sepekan: Kisah Cinta Ratu Termuda Asia dan Raja yang Tolak Poligami

Kiki Oktaviani - wolipop Sabtu, 16 Okt 2021 17:33 WIB
Jetsun Pema Foto: Instagram @queenjetsunpema
Jakarta -

Jika di Eropa ada Kate Middleton, calon ratu Inggris yang punya pesona kuat, di Asia, ada Jetsun Pema yang kecantikannya tak kalah membius. Kisah cinta Jetsun yang dinikahi Raja Bhutan pun menarik perhatian pembaca selama sepekan belakangan. Intip kisah dan kecantikan Jetsun ratu termuda dari kerajaan Asia yang bikin raja tolak polagami.

Jetsun Pema menjadi ratu di usia 21 tahun. Kini usianya 31 tahun, dan baru saja merayakan hari jadi pernikahannya dengan Raja Bhutan, Jigme Khesar.

Baru-baru ini, kerajaan Bhutan merilis foto terbaru mereka. Mengenakan pakaian tradisional Bhutan, Jetsun tampak mempesona sambil menggendong putra keduanya.

Tampak Raja Jigme tersenyum hangat ke putranya itu. Menjalani satu dekade pernikahan, keluarga tersebut tampak harmonis.

Tradisi Bhutan, raja boleh memiliki lima sampai tujuh istri. Namun Raja Jigme menolak poligami, dan memilih setia dengan Ratu Jetsun.

Jetsun Pema, Raja Bhutan Jigme KhesarJetsun Pema, Raja Bhutan Jigme Khesar Foto: dok. Instagram/@queenjetsunpema

Jetsun Pema dikenal dengan kecantikannya yang mendunia. Jetsun hampir tidak pernah mengenakan busana modern. Namun lewat pakaian tradisionalnya, pesona Jetsun bahkan semakin kuat.

Tak hanya punya wajah cantik, Jetsun Pema pun menempuh pendidikan di sekolah bergengsi di Regent's College, London, Inggris sebelum menikahi Raja Bhuta. Ia mengambil jurusan psikologi dan sejarah seni di sana.

Jetsun PemaJetsun Pema Foto: Instagram @queenjetsunpema

Kisah cinta Raja Bhutan dan Jetsun Pema pun bak di negeri dongeng. Sang raja bahkan telah naksir saat Jetsun baru berusia tujuh tahun. Dia menunggu Jetsun sampai tumbuh dewasa.

"Aku menunggu cukup lama untuk menikah. Tapi itu tak masalah ketika kamu menikahi orang yang tepat. Dan kini aku menikahi orang yang tepat," ujarnya kepada InStyle.

Selain menjadi ratu, Jetsun Pema aktif di bidang kemanusiaan. Ia bergabung bersama berbagai organisasi amal, seperti Ability Bhutan Society, Bhutan Kidney Association, dan Bhutan Red Cross Society.

(kik/kik)