5 Selebriti Bikin Saham Perusahaan Anjlok, C. Ronaldo hingga Kylie Jenner

Hestianingsih - wolipop Minggu, 20 Jun 2021 18:30 WIB
MADRID, SPAIN - JUNE 04: Cristiano Ronaldo of Portugal looks on during the international friendly match between Spain and Portugal at Wanda Metropolitano stadium on June 04, 2021 in Madrid, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images) Cristiano Ronaldo vs Coca Cola. Foto: Twitter
Jakarta -

Cristiano Ronaldo membuat saham Coca Cola sempat anjlok setelah aksinya menyingkirkan botol minuman bersoda itu saat konferensi pers. Saham Coca Cola dilaporkan turun hingga 1,6 persen dan menyebabkan kerugian Rp USD 4 miliar atau sekitar Rp 56,1 triliun.

Ternyata kasus selebriti dan brand seperti ini bukan pertamakalinya terjadi. Selain Cristiano Ronaldo versus Coca Cola, ini daftar brand yang pernah kehilangan cuan akibat ulah 'sepele' para pesohor dunia.

Kylie Jenner vs Snapchat

Kylie JennerKylie Jenner. Foto: Instagram

Pada 2018, Kylie Jenner pernah membuat saham Snapchat anjlok hingga 6,1 persen. Gara-garanya pengusaha sekaligus bintang reality TV ini pernah mencuit bahwa dia tidak lagi menggunakan Snapchat untuk sementara waktu.

Tak berapa lama saham Snapchat turun drastis dan membuat perusahaan aplikasi berbasis video ini merugi USD 1,3 miliar atau sekitar Rp 18,8 triliun.

Jeremy Jordan vs Chipotle

Aktor dan penyanyi Jeremy Jordan pernah mengungkap 'hampir saja mati' akibat keracunan makanan setelah menyantap salah satu menu dari restoran khas Meksiko, Chipotle. Komplain itu disampaikannya lewat Instagram Story pada 2017.

"Seperti yang kalian lihat, saya sedang berada di rumah sakit dengan jarum infus di tangan karena makanan yang tidak cocok dengan saya dan saya hampir mati," ujarnya.

Setelah unggahan tersebut, saham Chipotle merangsek turun hingga 5,9 persen. Butuh waktu dua tahun bagi Chipotle untuk kembali bangkit dari keterpurukan akibat unggahan seorang artis di media sosial.

Rihanna vs Snapchat

rihannaRihanna. Foto: instagram @badgalriri

Snapchat lagi-lagi merugi lantaran unggahan selebriti di media sosial. Setelah Kylie Jenner, pada tahun yang sama yakni 2018, Rihanna menyebabkan Snapchat rugi triliunan rupiah.

Harga saham Snapchat turun sekitar empat persen, imbas kritikan Rihanna terhadap media sosial tersebut di Instagram. Pelantun 'Umbrella' itu meradang lantaran iklan permainan 'Would You Rather' di Snapchat yang mengajak pemainnya menampar Rihanna atau memukul mantan kekasihnya, Chris Brown.

Pada 2009, Rihanna mengalami kekerasan domestik yang dilakukan oleh Chris Brown. Sebagai korban, penyanyi 30 tahun itu merasa iklan tersebut mempromosikan tindakan kekerasan.

Selain harga saham menurun, kritikan Rihanna juga membuat nilai perusahaan Snapchat anjlok. Dikabarkan CNN, Snapchat merugi US$ 800 juta atau sekitar Rp 11,5 triliun.

Kendall Jenner vs Pepsi

Kendall JennerKendall Jenner. Foto: Instagram/@kendalljenner, @burberry

Kendall Jenner pernah membintangi iklan Pepsi yang menuai kontroversi pada 2017. Iklan yang menampilkan sang model memberikan sekaleng Pepsi kepada salah satu polisi di tengah demonstrasi itu mendapat respons negatif dari netizen.

Mereka menuding Pepsi sengaja menyinggung protes Black Lives Matter, sebuah pergerakan yang fokus pada rasisme anti Afrika-Amerika di AS. Kontroversi yang terjadi tidak membuat saham Pepsi anjlok tapi malah meroket.

Namun semuanya berbanding terbalik ketika Kendall Jenner akhirnya minta maaf secara terbuka di salah satu episode 'Keeping Up With The Kardashians' terkait iklan tersebut. Saham Pepsi pun turun hingga 20 persen.

(hst/hst)