Model Ukraina yang Foto Tanpa Busana Mengaku Malu dan Pantas Dipenjara

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 28 Apr 2021 06:00 WIB
Yana Graboshchu Foto: Dok. Instagram @ya.na_ka
Jakarta -

Pemotretan tanpa busana yang dilakukan oleh lebih dari 20 wanita di Dubai masih jadi perbincangan. Mereka yang ditangkap lalu dipenjara pun belakangan buka suara mengenai apa yang terjadi di sana. Salah satu model yang ketahuan jadi salah satunya adalah Yana Graboshchuk. Yana pun mengaku menyesali perbuatannya dan malu kepada keluarga karena sampai dipenjara.

Saat beberapa keterlibatan model dalam pemotretan tersebut masih simpang siur, Yana Graboshchuk merupakan model yang dipastikan ikut. Hal tersebut diketahui dari tato Yana yang besar dan menonjol di sepanjang pahanya. Ia pun diketahui merupakan lulusan jurusan hukum dan sudah dilatih sebagai pengacara. Beberapa waktu lalu Yana akhirnya mengungkap pengalaman yang tak menyenangkan itu.

Kepada TSN, Yana mengaku tidak tahu harus berkata apa mengenai kejadian yang heboh diberitakan tersebut. Tapi ia bersyukur jika keluarga menerima dan mengutamakan kondisinya yang untungnya tidak apa-apa. Wanita 27 tahun itu pun mengakui jika dirinya malu saat mengaku pada neneknya dan pantas dipejara meski di sana diperlakukan seperti binatang.

Yana GraboshchukYana Graboshchuk Foto: Instagram @ya_.na_ka

Ia mengatakan jika para model Ukraina yang ditangkap menghabiskan sembilan hari mendekam di penjara. Mendapat perlakuan yang tidak baik, mereka pun sangat lega saat akhirnya dideportasi. "Ketika kami kembali ke Kyiv, kami hanya ingin mencium tanahnya,"

"Interograsinya sangat kejam. Mereka ingin membuktikan kami terlibat prostitusi. Ada pertanyaan mengenai apa kami dibayar untuk seks atau foto. Beberapa wanita berteriak histeris dan meminta menelepon karena orangtua kami tidak tahu apa yang terjadi. Kami semau dicari, itu sangat menakutkan, dan sangat kejam," ujarnya.

Yana pun mengklarifikasi sejumlah rumor mengenai dirinya dan model-model lain yang melakukan pemotretan tanpa busana di sebuah apartemen tersebut. Ia mengelak bahwa mereka adalah sekumpulan wanita penghibur dan terkait dengan prostitusi.

Yana GraboshchukYana Graboshchuk Foto: Instagram @ya_.na_ka

Meski mengaku menyesalkan kejadian itu, Yana mengaku jika sebenarnya ia merasa tidak ada yang salah dengan foto seksi. "Untukku foto tanpa busana adalah jenis kesenian. Ya itu memang provokatif tapi tidak vulgar. Aku tidak pernah menunjukkan bagian intim dari tubuhku," kata Yana.

Yana bahkan membela Vitaly Grishin, seorang miliuner yang menginisiasi pemotretan. Dikatakan jika pria tersebut tidak pernah memperlakukan mereka dengan buruk dan para model hanya sedang merelaksasi saat itu. Disebutkan pula jika tidak ada niatan untuk membuatnya menjadi konten porno seperti yang ramai diberikan.

"Kami hanya istirahat, melihat-lihat, berenang di Gulf, berfoto di kolam renang, semua dengan pakaian renang. Pemandangan di balkon sangat cantik jadi kami memutuskan untuk mengambil beberapa foto. Itu adalah kebodohan kami dan aku mengerti kami bersalah dengan apa yang terjadi,"

"Ada satu orang yang menyarankan ide itu tapi tidak ada yang dipaksa. Fotografer melihat pemandangan yang bagus, saat itu matahari tenggelam, kami semua mendukung ide tersebut. Polisi datang karena seorang tetangga dari gedung seberang mengunggahnya dengan tanda pagar #policedubai," jelas Yana.

(ami/ami)