Sinopsis The Ghost and The Darkness, Film Val Kilmer dan Michael Douglas

Daniel Ngantung - wolipop Minggu, 04 Okt 2020 15:30 WIB
The Ghost and The Darkness Sinopsis The Ghost and The Darkness (Foto: Dok. Constellation Entertainment)
Jakarta -

Bioskop Trans TV hari ini akan menghadirkan kembali film The Ghost and The Darkness. Film bergenre drama-aksi ini tayang pada Minggu, tepatnya pukul 23.00 WIB.

Pertama kali dirilis pada 1996, The Ghost and The Darkness merupakan film arahan John Hopkins. Sebelumnya, ia pernah menyutradarai A Nightmare on Elm Street (1989), Predator 2 (1990), Blown Away (1994).

The Ghost and The DarknessMichael Douglas dan Val Kilmer di film The Ghost and The Darkness. (Foto: Dok. Constellation Entertainment)

Tampil sebagai bintang utama, aktor Michael Douglas dan Val Kilmer. Tom Wilkinson, John Kani dan Bernard Hill juga ikut membintangi film berdurasi 110 menit ini.

The Ghost and The Darkness mengukir prestasi di Academy Awards 1997. Satu piala Oscar didapat untuk kategori Best Effects, Sound Effects Editing.

Sinopsis The Ghost and The Darkness

Dilansir dari detikHOT, Film ini merupakan kisah fiksi tentang keberadaan singa buas yang mengancam para pekerja pembangunan kereta api di Kenya.

Di tahun 1898, pembangunan sebuah proyek kereta api di Tsavo, Kenya berlangsung tak sesuai jadwal. Hal ini membawa sang pemilik, Sir Robert Beaumont naik pitam.


Ia menunjuk seorang tentara, John Henry Patterson untuk memantau perkembangan proyek kereta api tersebut. Namun proses lambat berlangsungnya proyek ini bukan karena adanya hambatan dari para pekerja.

Patterson menerima informasi adanya serangan singa mempengaruhi proyek tersebut. Patterson langsung beraksi untuk menghadapi singa yang disebut menelan korban dari para pekerja.

The Ghost and The DarknessThe Ghost and The Darkness (Foto: Dok. Constellation Entertainment)

Patterson berhasil membunuh seekor singa di suatu malam. Namun ancaman dari hewan buas ini tak lantas berakhir.

Keesokan paginya ditemukan mayat kepala konstruksi yang tinggal setengah badan karena peristiwa serangan singa yang serupa. Hal ini terjadi saat malam hari.

Patterson mencoba berburu singa di malam berikutnya. Keesokan paginya ada korban baru dari pekerja yang ditemukan tewas di seberang perkemahan tak jauh dari penginapan Patterson.

Pertarungan menghadapi singa-singa ini nyatanya bukan hal yang mudah. Seorang pemburu terkenal yang kemudian dihadirkan dalam proyek tersebut juga menemui nasib nahas.

(dtg/dtg)