Termakan Hoax, Pria Bakar Tiang Pemancar 5G Dihukum 3 Tahun Penjara

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 09 Jun 2020 16:00 WIB
Virus corona: Para ilmuwan sebut anggapan jaringan 5G sebarkan virus omong kosong belaka Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Memiliki kekhawatiran di tengah pandemi Corona saat ini adalah hal yang wajar. Namun jangan sampai kepanikan dan kekhawatiran tersebut membuatmu mudah tertipu dan dipengaruhi oleh informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Pastikan bahwa kamu sudah mengecek informasi tersebut terlebih dahulu sebelum mempercayainya, jangan sampai seperti pria yang satu ini.

Seperti dikutip dari Daily Star, seorang pria bernama Michael Whitty dikabarkan membakar tiang sinyal pemancar telepon setelah dirinya mempercayai teori virus Corona yang salah. Pria berusia 47 tahun itu sebelumnya telah membaca teori mengenai virus Corona dan 5G, lalu pada tanggal 5 April memutuskan untuk membakar tiang telekomunikasi Vodafone.

Kabarnya, Whitty melakukan aksinya itu bersama dua orang pria lainnya. Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan seorang supir pengiriman barang, dia tidak melihat kapan api di dekat tiang Vodafone tersebut mulai menyala. Namun dia sudah mampu memadamkannya sebelum pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian.

Liverpool Echo melaporkan bahwa polisi menemukan sepasang sarung tangan yang terbakar di tempat kejadian. Setelah diperiksa, ditemukan 3 DNA dari pelaku, yang salah satunya adalah DNA Whitty. Lalu pada 17 April 2020, polisi memperoleh surat perintah penangkapan Whitty dan penggeledahan rumahnya.

Penyelidik menemukan pemantik api di dalam rumah Whitty dan kemudian menyita ponselnya. Dari data dan informasi dalam ponselnya tersebut diketahui bahwa Whitty sedang meneliti teori konspirasi COVID-19. Polisi juga menemukan bukti bahwa Whitty telah menghabiskan banyak waktunya hanya untuk meneliti teknologi 5G dan mendiskusikannya dengan orang lain melalui pesan teks online. Selain itu, video dan gambar tiang pemancar sinyal telepon yang berada di sekitar Liverpool juga ditemukan di dalam ponsel Whitty.

Saat ini, Whitty sudah mengakui kesalahannya karena telah membakar tiang pemancar telepon milik Vodafone. Akibat dari perbuatannya itu, Whitty terpaksa harus menjalani hukuman penjara selama 3 tahun. Namun tak hanya Whitty, para pengguna Vodafone juga harus menghadapi sinyal buruk di teleponnya selama 11 hari.



Simak Video "Bikin Haru! Sepasang Dokter Rela Tunda Nikah Demi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)