Aneh Tapi Nyata, Makin Banyak Orang Suka Pura-pura Jadi Semut karena Corona

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 20 Mei 2020 16:07 WIB
Close up of red imported fire ants (Solenopsis invicta) or simply RIFA Foto: facebook
Jakarta -

Isolasi diri di rumah bisa mendatangkan rasa bosan, terutama jika hal itu dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Kebosanan tersebut yang bisa mengakibatkan seseorang akhirnya melakukan hal aneh yang mungkin tidak akan dimengerti oleh orang lain, seperti dengan berpura-pura menjadi semut. Tidak percaya?

Seperti dikutip dari Oddity Central, salah satu komunitas di Facebook yang disebut 'kelompok semut' mendadak menjadi viral dan memperoleh banyak pengikut tambahan selama situasi pandemi Corona. Komunitas Facebook yang telah terbentuk sejak Juni 2019 itu memperoleh 100 ribu pengikut tambahan pada Maret 2020. Saat ini, jumlah pengikut dalam komunitas tersebut telah mencapai 1.8 juta orang.

Sesuai dengan namanya, para anggota dari komunitas semut itu diharuskan berpura-pura menjadi seekor semut, dimana tugasnya hanyalah menyembah ratu semut dan melakukan hal-hal yang dilakukan oleh semut. Jika kamu bertanya-tanya mengapa orang lain mau mengikuti komunitas ini, maka mungkin jawabannya adalah karena komunitas ini bisa membuat seseorang menjadi lebih tenang.

Di dalam komunitas online ini ada sebuah aturan dimana anggota kelompok tidak diperbolehkan membahas politik atau permasalahan-permasalahan manusia secara umum, termasuk COVID-19. Jadi, komunitas ini bisa dijadikan kesempatan untuk melarikan diri dari tekanan dan kekhawatiran hidup sehari-hari.

"Kami memiliki begitu banyak permintaan pengguna yang ingin bergabung dan unggahan yang tertunda sehingga ini menjadi pekerjaan bagi saya," kata Tyrese Childs, pembuat komunitas kepada NBC.

"Saya pikir orang sedang mencari sesuatu yang dapat dilakukan saat ini. Kamu hanya bisa menggulir banyak hal di media sosial," tambahnya.

Salah satu unggahan dalam kelompok semut ini adalah foto beberapa semut sedang merayapi secangkir es krim. Unggahan tersebut mendapat 18 ribu komentar dari anggota komunitas yang sebagian besar bertuliskan "NOM", "SLURP" atau "LIFT. TO. THE.QUEEN". Setiap anggota dalam koloni semut ini juga harus menyebut rekan sesama koloninya dengan 'Semut-nama asli mereka'.



Simak Video "Rugi Miliaran Gegara Corona, EO Putar Otak Bikin Pertemuan Virtual"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)