Curhat Pilu Sopir Mobil Jenazah di Jakarta yang Kuburkan Korban Corona

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 16 Apr 2020 13:15 WIB
Penguburan jenazah COVID-19. Foto: Dok. Istimewa Penguburan jenazah COVID-19. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Korban virus corona di Indonesia setiap harinya terus bertambah. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan per Rabu (15/4/2020) kasus positif COVID-19 mencapai 5.136 dan 469 di antaranya meninggal dunia.

Ratusan korban meninggal karena virus corona tentu meninggalkan duka terdalam bukan hanya dari keluarga, tetapi juga dari sopir ambulans pengantar jenazah. Seperti dialami oleh Muhammad Nursyamsurya, petugas mobil ambulans jenazah Dinas Pertamanan dan Hutan Pemprov Jakarta. Ia pun menceritakan pengalaman sedihnya yang harus dilalui setiap hari ketika mengantar puluhan jenazah di tengah pandemi corona.

Pada acara Mata Najwa, yang tayang di Trans7, Rabu malam (15/4/2020), pria yang akrab disapa Pak Syam ini mengungkapkan tugasnya yang mengantarkan dan mengurus jenazah dengan keterangan penyakit menular di seluruh Jakarta. Sejak adanya pandemi virus corona, Pak Syam setiap harinya bisa memakamkan puluhan jenazah.

NurSyamsuryaNurSyamsurya Foto: Dok. Mata Najwa

Pak Syam pun mengaku merasa khawatir ketika ia dan timnya harus mengantar dan membantu memakamkan jenazah COVID-19. Namun, kian lama rasa khawatir akan dirinya sendiri berubah menjadi kesedihan karena melihat semakin banyak yang meninggal.

"Pertama itu memang tugas dan harus menjalankan itu, rasa khawatir memang ada. Tapi, bertambahnya hari ke hari yang meninggal membuat kami sedih. Awalnya biasa dari tanggal enam sudah menjalankan, semakin hari semakin bertambah," cerita Pak Syam.

Kesedihan Sekaligus Kekesalan karena Jalanan Jakarta Masih Macet

Selanjutnya
Halaman
1 2