Drama Karantina COVID-19, Influencer Positif Corona Menangis Minta Maaf
Aksi influencer Arielle Charnas keluar rumah sebelum masa karantina berujung tangisan penyesalan. Setelah mendapat hujatan bertubi-tubi dari netizen, Ariella memohon maaf dengan air mata berlinang.
Arielle Charnas menyampaikan permohonan maaf tersebut lewat Instagram Stories kepada 1,3 juta pengikutnya. "Saya hanya ingin mengatakan, saya minta maaf," ungkap Ariella sebelum tangisannya pecah.
"Saya tak pernah punya niat untuk melukai orang. Dan kami bukan orang jahat. Saya minta maaf kepada orang-orang yang merasa terganggu dan tersinggung beberapa minggu terakhir," kata Ariella yang juga mengaku sempat mendapat ancaman pembunuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dituding menggunakan koneksi pribadi untuk tes virus corona, ia dikritik lagi lantaran sudah keluar rumah sebelum masa karantinanya sebagai pasien COVID-19 berakhir. Ariella yang berbasis di New York City diketahui pergi ke Hamptons untuk tinggal sementara di sana.
Arielle Charnas yang mengaku dirinya positif terinfeksi virus Corona mengunggah sebuah foto yang menampilkan dirinya sedang berada di luar rumah, Jumat (27/3/2020). "Fresh air," tulis pendiri blog fashion Something Navy itu.
Arielle Charnas (Foto: Dave Kotinsky/Getty Images for Financo) |
Terlepas dari ribuan akun yang memberi likes, unggahan tersebut juga tak luput dari kritikan. "Sebagai seorang perawat saya sangat menyesalkan Anda tidak bisa diam dikarantina di rumah sampai 14 hari setelah dinyatakan positif. Punya hak istimewa sebagai influencer bukan berarti Anda boleh melanggar aturan sederhana. Dan Anda adalah panutan anak muda," ujar seorang netizen.
Fashion blogger Bryanboy juga ikut berkomentar. "Entah dia pura-pura positif atau keluar rumah untuk menyebarkan penyakit ke orang di sekitarnya," kicau Bryanboy di Twitter.











































