Baru Tinggal di Kanada, Meghan Markle Mau Gugat Media

Eny Kartikawati - wolipop Rabu, 22 Jan 2020 17:00 WIB
Meghan Markle, Pangeran Harry dan Archie. Foto: Toby Melville - Pool/Getty Images
Jakarta -

Meghan Markle dan Pangeran Harry baru saja memulai hidup mereka di Kanada. Belum lama berada di negara beribukota Ottawa itu, Meghan Markle dan Harry sudah berniat menggugat media.

Seperti dikutip NBC, Duke dan Duchess of Sussex mengancam mengajukan gugatan hukum pada media Inggris yang sudah membeli atau mempublikasikan foto mereka. Rencana gugatan hukum itu disampaikan melalui pengacara mereka Selasa (21/1/2020), sehari setelah Pangeran Harry tiba di Kanada menyusul Meghan dan Archie.

Adalah The Sun dan beberapa media lainnya yang diancam Pangeran Harry dan Meghan Markle akan dituntut secara hukum karena menerbitkan foto hasil jepretan paparazzi. Foto paparazzi yang ditampilkan di The Sun pada Senin (20/1/2020) menampilkan Meghan hiking bersama baby Archie dan dua anjing peliharaan mereka.

Baru Tinggal di Kanada, Meghan Markle Mau Gugat MediaFoto: Toby Melville - Pool/Getty Images



Dalam somasinya kepada media-media yang menerbitkan foto Meghan dan Archie tersebut, pasangan yang memutuskan keluar sebagai anggota senior Kerajaan Inggris itu menyebutkan foto yang ditampilkan merupakan foto ilegal. Paparazzi secara diam-diam dengan sembunyi di semak-semak dan menggunakan lensa panjang memotret Meghan saat sedang hiking bersama Archie.

Pangeran Harry dan Meghan Markle menganggap para fotografer itu telah melanggar batas privasi. Mereka melakukan pelecehan karena mengambil foto tanpa izin.



Sebelumnya Pangeran Harry juga pernah mengajukan tuntutan hukum pada The Sun dan Daily Mirror. Pada Oktober 2019, kedua media tersebut dituntut sang pangeran karena dugaan penyadapan telepon. Masih di bulan yang sama Meghan Markle juga menuntut media yaitu Associated Newspapers karena merilis surat pribadinya yang ditujukannya pada ayahnya.

Jahatnya media pada Meghan Markle termasuk yang menjadi salah satu alasan adik Pangeran William itu pindah ke Kanada dan keluar sebagai anggota senior Kerajaan Inggris. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan saat Meghan mengambil langkah hukum terkait bocornya surat tulisan tangan yang pernah ia kirimkan untuk ayahnya, Pangeran Harry mengungkapkan perasaannya. Dia menyatakan tidak ingin lagi hanya menjadi 'saksi bisu' atas penderitaan Meghan Markle.

"Saya sangat takut sejarah akan terulang kembali. Ada saatnya di mana yang bisa kita lakukan adalah melawan perilaku seperti ini, karena itu merusak hidup seseorang. Singkatnya, itu bentuk perundungan, yang membuat orang takut dan bungkam," tulis Harry, seperti dilansir The Guardian.

Dia melanjutkan, "Saya sudah kehilangan ibu saya dan sekarang saya menyaksikan istri saya menjadi korban dari kekuasaan yang sama."



Simak Video "Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur dari Keluarga Kerajaan"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)