Baru Tinggal di Kanada, Meghan Markle Mau Gugat Media
Seperti dikutip NBC, Duke dan Duchess of Sussex mengancam mengajukan gugatan hukum pada media Inggris yang sudah membeli atau mempublikasikan foto mereka. Rencana gugatan hukum itu disampaikan melalui pengacara mereka Selasa (21/1/2020), sehari setelah Pangeran Harry tiba di Kanada menyusul Meghan dan Archie.
Adalah The Sun dan beberapa media lainnya yang diancam Pangeran Harry dan Meghan Markle akan dituntut secara hukum karena menerbitkan foto hasil jepretan paparazzi. Foto paparazzi yang ditampilkan di The Sun pada Senin (20/1/2020) menampilkan Meghan hiking bersama baby Archie dan dua anjing peliharaan mereka.
Foto: Toby Melville - Pool/Getty Images |
Dalam somasinya kepada media-media yang menerbitkan foto Meghan dan Archie tersebut, pasangan yang memutuskan keluar sebagai anggota senior Kerajaan Inggris itu menyebutkan foto yang ditampilkan merupakan foto ilegal. Paparazzi secara diam-diam dengan sembunyi di semak-semak dan menggunakan lensa panjang memotret Meghan saat sedang hiking bersama Archie.
Pangeran Harry dan Meghan Markle menganggap para fotografer itu telah melanggar batas privasi. Mereka melakukan pelecehan karena mengambil foto tanpa izin.
Sebelumnya Pangeran Harry juga pernah mengajukan tuntutan hukum pada The Sun dan Daily Mirror. Pada Oktober 2019, kedua media tersebut dituntut sang pangeran karena dugaan penyadapan telepon. Masih di bulan yang sama Meghan Markle juga menuntut media yaitu Associated Newspapers karena merilis surat pribadinya yang ditujukannya pada ayahnya.
Jahatnya media pada Meghan Markle termasuk yang menjadi salah satu alasan adik Pangeran William itu pindah ke Kanada dan keluar sebagai anggota senior Kerajaan Inggris. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan saat Meghan mengambil langkah hukum terkait bocornya surat tulisan tangan yang pernah ia kirimkan untuk ayahnya, Pangeran Harry mengungkapkan perasaannya. Dia menyatakan tidak ingin lagi hanya menjadi 'saksi bisu' atas penderitaan Meghan Markle.
"Saya sangat takut sejarah akan terulang kembali. Ada saatnya di mana yang bisa kita lakukan adalah melawan perilaku seperti ini, karena itu merusak hidup seseorang. Singkatnya, itu bentuk perundungan, yang membuat orang takut dan bungkam," tulis Harry, seperti dilansir The Guardian.
Dia melanjutkan, "Saya sudah kehilangan ibu saya dan sekarang saya menyaksikan istri saya menjadi korban dari kekuasaan yang sama."
(eny/eny)
Elektronik & Gadget
Bikin Sejuk Dimanapun Kamu! Intip 3 Rekomendasi Kipas Mini Portable Di Bawah 200 Ribu
Hobbies & Activities
4 Novel Ini Menggugah Rasa dan Pikiran, Layak Dibaca Sekali Seumur Hidup
Elektronik & Gadget
Vivo iQOO 15: Flagship Baru Super Kencang dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 & Layar 144Hz
Elektronik & Gadget
KiiP Wireless EW56: Power Bank Magnetik yang Bikin Hidup Lebih Praktis
Gelar Miss Universe Finland 2025 Dicopot Usai Unggahan Rasis
Sinopsis The Expendables 4 di Bioskop Trans TV, Turut Dibintangi Iko Uwais
Aksi 'Sultan' Timothee Chalamet Borong Cokelat, Habiskan Rp 78 Juta
8 Drama Kerajaan Korea 2025 Terbaru, Jalan Cerita Seru Bikin Nagih
Jang Nara Debut Jadi Villain di Taxi Driver 3, Bongkar Sisi Gelap Dunia KPop
9 Potret Thalia 'Rosalinda' Tak Menua Bak Vampir, Ini Rahasia Awet Mudanya
9 Aktor Drama China Pendek yang Wajah Gantengnya Sering Muncul di HP
8 Cara Menyadarkan Teman yang Cinta Buta, Tanpa Merusak Persahabatan
Gelar Miss Universe Finland 2025 Dicopot Usai Unggahan Rasis












































