Viral Curhat Penyesalan Wanita Putusin Pacar karena Tak Dibelikan Tas Mahal

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 09 Nov 2019 16:11 WIB
Ilustrasi. Foto: thinkstock Ilustrasi. Foto: thinkstock

Kuala Lumpur - Banyak penyebab yang bisa membuat seseorang memilih berpisah dan putus dari pacarnya. Salah satunya ketika pacar tak mampu membelikan barang bermerek. Seperti dialami oleh wanita ini yang putus dari pacarnya karena tak dibelikan tas Chanel. Ia pun dikritik netizen dengan sebutan wanita matre.

Wanita asal Malaysia ini berbagi pengalamannya dalam sebuah posting di UTAR Confessions, dan mengatakan bahwa ia kini menyesal menyalahkan pacarnya karena tidak membelikan barang-barang bermerek untuknya. Hal itu lah yang kemudian menjadi penyebab perpisahan mereka.

Mereka saling mengenal selama tahun pertama universitas dan bergaul dengan baik hingga menjalin hubungan asmara. Setelah lulus, wanita yang identitasnya tak diketahui ini berhasil membujuk pacarnya, berasal dari Sibu, untuk tinggal di Kuala Lumpur dan bekerja. Ia berhasil menemukan pekerjaan di Seri Kembangan, sebuah perusahaan kecil. Sementara itu, pacarnya mulai bekerja di sebuah bank di KL Sentral dengan gaji RM2.500 atau Rp 8,4 juta.

Wanita ini mengaku bahwa pacarnya bersikeras membayar sewa kamarnya. Meskipun mereka tidak memiliki mobil, ia mengatakan pacarnya sangat manis dan peduli karena selalu mengantarnya kerja di pagi hari ke stasiun kereta.

"Meskipun itu sangat merepotkan baginya, dia bersikeras melakukannya. Setiap malam dia akan siap dan menungguku untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor saya. Pernah ada hujan deras, jadi dia memanggil Grab untuk kita. Saya bertanya kepadanya 'Bukankah melelahkan untuk datang dan menjemputku dari tempat kerja setiap hari?' Dia menjawab dengan serius, 'Karena kamu telah memilihku, aku tidak akan pernah membiarkan kamu berjalan pulang sendirian'," tulisnya.

Romansa percintaannya itu pun terus berlangsung selama dua tahun. Wanita ini pun mengaku pacarnya kerap membelikan hadiah seperti speaker Bluetooth, sikat gigi listrik dan mixer. Padahal yang ia inginkan adalah beberapa tas bermerek.

"Saya juga ingin pergi berlibur, tetapi dia mengirim RM1.000 (sekitar Rp 3,3 juta) ke rumah setiap bulan sehingga dia tidak punya uang untuk itu," ceritanya.



Suatu hari wanita ini melihat salah satu temannya mendapatkan tas Chanel. Sang pacar mengakui bahwa ia tidak mampu membelikannya tas tersebut bahkan jika gajinya dikumpulkan selama tiga tahun. Ini membuatnya marah dan dia menyebut pacarnya tidak berguna.

Mereka sering bertengkar karena wanita ini ingin dihujani pacarnya dengan hadiah mewah. Meskipun beberapa kali sempat balikan, wanita ini akhirnya memilih berpisah karena merasa tidak bisa bahagia lagi.

"Apa yang bisa membahagiakan jika tidak ada uang?" jelas wanita itu



Namun, setelah dua bulan putus, wanita ini mengatakan bahwa ia menangis karena kehilangan pacar yang begitu baik dan sangat menyesali tindakannya. "Sebenarnya, jika kamu telah menemukan seseorang yang benar-benar mencintaimu, ini lebih baik daripada kekayaan apa pun di dunia," ujarnya.

Setelah postingan ini viral, banyak netizen mengkritik wanita itu karena materialistis dan mengatakan bahwa jika ia sangat menginginkan barang bermerek, dia bisa membelinya sendiri. Mereka juga mengatakan bahwa pacarnya bukan ATM dan tidak boleh dibandingkan dengan pacar orang lain.



Simak Video "Sebuah Pengakuan Seorang Cross Hijaber"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/agm)