5 Cara Menjadi Selebgram Ala Nadya Mulya
Silmia Putri - wolipop
Sabtu, 05 Mei 2018 13:15 WIB
Jakarta
-
Selebgram atau selebriti Instagram kini menjadi salah satu profesi yang 'legit' dan didambakan banyak orang. Bukan hanya popularitas yang didapat, tapi pundi-pundi uang serta pengalaman liburan gratis jadi keuntungan profesi digital ini.
Nadya Mulya dan Joy Roesma menyadari keinginan generasi millenial yang begitu kuat untuk menjadi selebgram. Melalui buku terbarunya, 'Media Sosialita' mereka menuturkan satu persatu cara untuk menjadi seorang selebgram. Tertarik?
1. Membangun personal branding
Ini jadi langkah pertama dan utama. Melihat diri sendiri secara spesifik, apa yang kamu senangi? Apa passion-mu? Apa hal yang paling menarik dari dirimu? "Jabarkan sespesifik mungkin karena hal ini berkaitan dengan passion, keahlian, dan pokoknya segala hal yang identik dengan diri kita," tulis Joy dan Nadia di bukunya.
Setelah mengetahui karaktermu, tentugan segmen atau pasar. Siapa target audiensmu? Dengan mengetahui pasar yang dibidik, kita bisa mengetahui bahasa seperti apa yang akan kita tulis di akun Instagram dan bagaimana cara penyampaiannya.
Baca Juga: Tulis Diary Bersama, Cara Nadya Mulya Tetap Dekat dengan Ayah yang Tengah Dipenjara
2. Buat konten yang bagus
Konten adalah segala sesuatu yang di-posting, meliputi foto, video, caption, hingga esensi dari postingan tersebut. Klien atau digital agency akan melihat konten terlebih dahulu sebelum mengajak selebgram untuk bekerja sama.
Untuk itu, harus ada upaya khusus untuk membuat foto yang bagus, dan caption yang 'berisi'. Di Instagram kualitas foto, mulai dari komposisi, warna, hingga sudut pengambilan gambar harus dioptimalkan. Buat juga konten yang bermanfaat untuk para followers seperti tips dan review. Hindari konten berbau SARA, gaya hidup bebas, sumpah serapah, dan hal-hal negatif lainnya.
3. Menata feed Instagram
Nadia Mulya dan Joe Roesma menyebut poin ini sebagai 'Window dressing' yaitu bagaimana menata feed Instagram dengan rapi seperti menata etalase toko. Misalnya dengan menggunakan filter tertentu agar feed Instagram terlihat satu tema.
"Saat berkomitmen untuk menjadi selebgram, tidak bisa lagi menggunakan medsos sebagai foto album pribadi yang memajang foto sesuka hati. Medsos adalah CV atau resume, sehingga harus menampilkan yang terbaik," tulis Nadia dan Joy.
4. Unggah konten secara rutin
Menjadi seorang selebgram, berarti harus komit untuk posting secara rutin. Selain berkomitmen tinggi, selebgram juga harus konsisten dengan konten yang di-posting. Jangan sampai upload satu hari 10 postingan, tapi kemudian tak upload-upload lagi dua minggu ke depannya.
Survei menunjukkan idealnya mengunggah konten dua kali sehari untuk Instagram dan Facebook, satu hingga dua kali seminggu untuk Youtube dan blog, tiga kali untuk Twitter, dan sehari sekali untuk Linkdlin.
Baca Juga: Nadia Mulya & Joy Roesma Ungkap Tren Arisan Sosialita Sebagai Ajang Show Off
5. Menjaga Etika
Persaingan untuk menjadi selebgram sekarang ini sudah ketat. Pastikan kamu punya profesionalisme dalam bekerja, tak hanya 'cantik' di dunia maya. Jika sudah mendapat klien atau diundang ke acara tertentu, tetap perlihatkan sopan santun dan ramah tamah layaknya orang Indonesia.
Banyak selebgram yang di-blacklist hanya karena punya etika yang buruk. Khususnya saat berkomunikasi dengan klien, perlihatkan bahwa kamu serius dengan pekerjaan ini dan ingin memberikan yang terbaik.
Selain lima poin di atas, masih ada lebih dari 10 cara yang ditulis Nadya Mulya dan Joy Roesman di bukunya. Tertarik untuk menjadi selebgram? Kuatkan niat, dan jadilah pribadi yang unik hingga tak hanya dilirik followers tapi juga media besar. (sil/ami)
Nadya Mulya dan Joy Roesma menyadari keinginan generasi millenial yang begitu kuat untuk menjadi selebgram. Melalui buku terbarunya, 'Media Sosialita' mereka menuturkan satu persatu cara untuk menjadi seorang selebgram. Tertarik?
1. Membangun personal branding
Ini jadi langkah pertama dan utama. Melihat diri sendiri secara spesifik, apa yang kamu senangi? Apa passion-mu? Apa hal yang paling menarik dari dirimu? "Jabarkan sespesifik mungkin karena hal ini berkaitan dengan passion, keahlian, dan pokoknya segala hal yang identik dengan diri kita," tulis Joy dan Nadia di bukunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Tulis Diary Bersama, Cara Nadya Mulya Tetap Dekat dengan Ayah yang Tengah Dipenjara
2. Buat konten yang bagus
Konten adalah segala sesuatu yang di-posting, meliputi foto, video, caption, hingga esensi dari postingan tersebut. Klien atau digital agency akan melihat konten terlebih dahulu sebelum mengajak selebgram untuk bekerja sama.
Untuk itu, harus ada upaya khusus untuk membuat foto yang bagus, dan caption yang 'berisi'. Di Instagram kualitas foto, mulai dari komposisi, warna, hingga sudut pengambilan gambar harus dioptimalkan. Buat juga konten yang bermanfaat untuk para followers seperti tips dan review. Hindari konten berbau SARA, gaya hidup bebas, sumpah serapah, dan hal-hal negatif lainnya.
3. Menata feed Instagram
Nadia Mulya dan Joe Roesma menyebut poin ini sebagai 'Window dressing' yaitu bagaimana menata feed Instagram dengan rapi seperti menata etalase toko. Misalnya dengan menggunakan filter tertentu agar feed Instagram terlihat satu tema.
"Saat berkomitmen untuk menjadi selebgram, tidak bisa lagi menggunakan medsos sebagai foto album pribadi yang memajang foto sesuka hati. Medsos adalah CV atau resume, sehingga harus menampilkan yang terbaik," tulis Nadia dan Joy.
4. Unggah konten secara rutin
Menjadi seorang selebgram, berarti harus komit untuk posting secara rutin. Selain berkomitmen tinggi, selebgram juga harus konsisten dengan konten yang di-posting. Jangan sampai upload satu hari 10 postingan, tapi kemudian tak upload-upload lagi dua minggu ke depannya.
Survei menunjukkan idealnya mengunggah konten dua kali sehari untuk Instagram dan Facebook, satu hingga dua kali seminggu untuk Youtube dan blog, tiga kali untuk Twitter, dan sehari sekali untuk Linkdlin.
Baca Juga: Nadia Mulya & Joy Roesma Ungkap Tren Arisan Sosialita Sebagai Ajang Show Off
5. Menjaga Etika
Persaingan untuk menjadi selebgram sekarang ini sudah ketat. Pastikan kamu punya profesionalisme dalam bekerja, tak hanya 'cantik' di dunia maya. Jika sudah mendapat klien atau diundang ke acara tertentu, tetap perlihatkan sopan santun dan ramah tamah layaknya orang Indonesia.
Banyak selebgram yang di-blacklist hanya karena punya etika yang buruk. Khususnya saat berkomunikasi dengan klien, perlihatkan bahwa kamu serius dengan pekerjaan ini dan ingin memberikan yang terbaik.
Selain lima poin di atas, masih ada lebih dari 10 cara yang ditulis Nadya Mulya dan Joy Roesman di bukunya. Tertarik untuk menjadi selebgram? Kuatkan niat, dan jadilah pribadi yang unik hingga tak hanya dilirik followers tapi juga media besar. (sil/ami)
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Pakaian Pria
Raw Denim Bukan Cuma Tren Musiman! Investasi Celana yang Makin Lama Makin Bagus
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
Sinopsis 47 Meters Down: Uncaged di Bioskop Trans TV Hari Ini
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 11 Januari: Aquarius Buat Rencana, Pisces Banyak Peluang
2
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
3
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
4
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
5
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
MOST COMMENTED











































