Penulis Novel Telah 'Membunuh' Kim Kardashian dengan Brutal!

Hestianingsih - wolipop Selasa, 25 Apr 2017 17:40 WIB
Foto: Alberto E. Rodriguez/Getty Images Foto: Alberto E. Rodriguez/Getty Images

Jakarta - Keluarga Kardashian jadi korban pembunuhan! Kim, Khloe, Kourtney hingga ibu mereka Kris Jenner dibunuh psikopat bertopeng secara sadis.

Tak perlu kaget, peristiwa tersebut tidak benar-benar terjadi tapi hanya rekaan seorang penulis novel fiksi. Ya, seorang penulis telah merencanakan 'pembunuhan' brutal seluruh keluarga Kardashian dalam novel terbarunya.

Penulis bernama John Jetsyn Tache ini menyebut novel berjudul 'Killing Kardashian' itu sebagai karya satir. Karakter pembunuhnya pun digambarkan jauh dari kesan seram, karena mengenakan masker bergambar wajah Tayor Swift.

'Killing Kardashian' sempat menuai kritik karena dianggap tidak sensitif dengan trauma yang dialami Kim atas peristiwa yang terjadi Oktober 2016 lalu. Nyawa ibu dua anak itu sempat terancam ketika ia menjadi korban perampokan di Paris yang menggasak perhiasan senilai hingga miliaran rupiah.
Foto: ist

Pasca perampokan, Kim pun menceritakannya di salah satu episode 'Keeping Up With The Kardashians' dengan berderai air mata, bagaimana kala itu ia mengira dirinya akan diperkosa dan dibunuh. Seperti dikutip dari Mirror, kehadiran novel ini dianggap sebagian orang seolah meremehkan kejadian yang hampir merenggut hidupnya itu.

Meski begitu, sejumlah rumah produksi sudah tertarik untuk mengadaptasi cerita dalam novel menjadi sebuah film. John sendiri berprofesi sebagai penulis skenario selama lebih dari 20 tahun.

Ia pun punya alasan tersendiri kenapa berani menulis novel kontroversial tentang keluarga Kardashian. Pria 56 tahun ini mengatakan ingin balas dendam pada keluarga Kardashian karena telah 'merusak' dunia pertelevisian.

"Ada orang-orang di Hollywood yang benar-benar marah dengan apa yang telah terjadi di industri ini karena reality TV. Kardashian telah membunuh (serial) drama, jadi mereka juga harus dibunuh," ujar John.

Ia juga menampik bahwa novel tersebut tidak sensitif dengan kejadian yang menimpa Kim di Paris. Sebab, John sudah menulisnya enam bulan sebelum ibu dua anak itu jadi korban perampokan.

Sinopsisnya menceritakan seorang pembunuh bertopeng Taylor Swift memberi ultimatum kepada dirinya sendiri bahwa ia harus membunuh semua keluarga Kardashian di Hari Halloween, dalam waktu 24 jam. Pembunuhan digambarkan dengan sangat brutal dan mengerikan, yang dibuka dengan adegan Kim tergantung dari rantai sementara suaminya Kanye diikat di kursi.

Novel sudah dipasarkan dengan harga USD 9,99 atau sekitar Rp 130 ribuan. Hingga kini belum ada tanggapan dari satupun keluarga Kardashian terkait novel tersebut. Berminat membacanya?
(hst/hst)