Ultah ke-44, Shahnaz Haque Malah 'Dipenjarakan' Suami

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 01 Sep 2016 18:14 WIB
Foto: Daniel Ngantung Foto: Daniel Ngantung

Jakarta - Hari ini, Kamis (1/9/2016), menjadi hari spesial bagi presenter dan aktris Shahnaz Haque. Di hari inilah, usianya genap 44 tahun. Ibu tiga anak ini pun mendapat kado spesial dari sang suami, drummer Gilang Ramadhan, yang membuatnya justru terasa seperti terpenjarakan.

Kado tersebut adalah Pojok Shahnaz, sebuah wadah digital Shahnaz untuk berbagi kepada khalayak tentang wanita-wanita Indonesia yang inspiratif. "Kado ini spesial sekaligus cara Gilang memenjarakan saya. Tadinya saya berencana mau sekolah lagi. Tapi sepertinya Gilang khawatir bakal terabaikan kalau saya sibuk kuliah," ujar Shahnaz berseloroh saat peluncuran Pojok Shahnaz, di Hotel Veranda, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2016) siang.

Ide Pojok Shahnaz sebetulnya tercetus saat Shahnaz termotivasi untuk menceritakan ulang kisah para wanita hebat yang ditemuinya sepanjang berkarier sebagai presenter dan penyiar radio dua dekade belakangan. Wanita-wanita tersebut telah memberinya pelajaran hidup dan arti kebahagiaan sebenarnya.



Kebetulan sang suami sedang merintis proyek video panduan bermain instrumen drum. "Saya lihat istri saya pergi ke mana-mana dan bertemu wanita-wanita yang luar biasa. Kenapa tidak sekalian didokumentasikan saja," cerita Gilang.

Ada rasa lega tersendiri yang Shahnaz rasakan atas kehadiran Pojok Shahnaz. Pasalnya, Pojok Shahnaz ikut melunasi utang janji dirinya pada sang ayah mertua yang juga sastrawan ternama almarhum Ramadhan K.H.

Diceritakan ibu tiga anak itu, ayah Gilang selalu mendorong Shahnaz untuk menceritakan ulang setiap perjalanan hidupnya ke dalam sebuah buku. "Karena menurut beliau tidak ada cerita yang tidak menarik. Selalu ada hikmah yang bisa dipetik dari kehidupan setiap orang," kata adik dari Soraya dan Marisa Haque itu. Namun Shahnaz selalu menolak dengan alasan ia bukan penulis yang hebat seperti ayah mertuanya.

Ia pun bersyukur Pojok Shahnaz akhirnya bisa terwujud. Pojok Shahnaz hadir di YouTube, Facebook, Twitter dan Instagram. Setiap harinya hingga 58 hari ke depan, akan ada satu video baru berdurasi 15 menit yang menampilkan perbincangan Shahnaz dengan para wanita inspiratif. Mereka di antaranya penyandang tunarungu yang sukses berbisnis dan wanita muda yang bangkit setelah menderita anoreksia. Ia juga berbagi tips seputar parenting dan memasak bersama para ahlinya.

Dari sekian banyak wanita tersebut, menurutnya semua pantas disebut panutan. Tapi ada satu yang cukup membekas di hatinya, yakni seorang nenek yang menetap di Gunung Pundak, Mojokerto, Jawa Timur.

"Bayangkan setiap bulan, penghasilannya hanya Rp 100.000. Padahal ia juga hidup dengan lima yang perlu dinafkahinya. Tapi nenek itu tidak pernah mengeluh dan sangat bersyukur. Dari situ aku belajar tentang hidup bahagia dalam kesederhanaan," ceritanya. (dng/eny)