Model Ini Percaya Diri Tunjukkan Wajah dengan Tanda Lahir yang Besar
Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 30 Mar 2016 12:19 WIB
Jakarta
-
Penelitian menunjukkan bahwa 9 dari 10 bayi memiliki tanda lahir, namun masing-masing orang memiliki tanda yang berbeda-beda. Beda warna, bentuk dan ukurannya. Tak jarang, adanya tanda lahir di bagian tubuh membuat seseorang jadi tidak percaya diri.
Seperti wanita bernama Celina Leroy yang menceritakan bahwa seluruh hidupnya dihabiskan untuk menutupi tanda lahir yang cukup besar di area wajahnya. Tak hanya satu, namun ada beberapa dua bercak di wajahnya, di bagian pipi dan yang paling besar di area dagu hingga bibirnya.
Tanda lahir yang cukup besar itu terjadi karena melebarnya pembuluh darah di dalam kulit yang membuat kulit jadi merah keunguan. Keunikannya tersebut membuat Celina mengalami ejekan di sekolah
Selama bertahun-tahun, Celina telah menghabiskan US$ 15 ribu atau senilai Rp 200 juta untuk melakukan perawatan laser untuk memudarkan tanda kemerahan tersebut. Wanita 24 tahun itu pun menempuh dua kali bedah plastik untuk membuat bibirnya menjadi simetris.
Meski sudah menempuh banyak cara, namun tanda lahirnya tidak juga hilang dari wajahnya. Noda tersebut hanya memudar. Bercak merah-keunguan masih berbekas di wajah cantiknya.
Tapi kini, Celina lebih percaya diri dengan tanda lahirnya. Ia lelah menutupi tanda yang menjadi bagian dari dirinya itu. Wanita yang berprofesi sebagai model ingin dikenal sebagai Celina yang apa adanya.
"Satu hari aku memberikan foto pada sebuah agen modelling. Ia mengatakan kepadaku, aku harus menutupi tanda lahirku jika aku ingin mendapatkan pekerjaan. Saat ini aku berpikir tidak ada hal yang harus aku sembunyikan," cerita Celina kepada Daily Mail.
Celina mengaku, menutupi tanda lahirnya saat bekerja menjadi model membuatnya frustasi. "Aku merasa palsu dan bukan Celina yang sebenarnya," tambahnya lagi.
Sejak kepercayaan dirinya tumbuh, Celina ingin menjadi role model bagi orang lain. Menurutnya, tanda lahir tidak perlu ditutupi justru seharunya dirayakan.
"Aku memutuskan tidak menutupi tanda lahirku lagi. Malahan banyak pria yang mendekatiku. Itu terasa aneh karena dulu aku merasa jelek tanpa makeup," ujarnya. (kik/kik)
Seperti wanita bernama Celina Leroy yang menceritakan bahwa seluruh hidupnya dihabiskan untuk menutupi tanda lahir yang cukup besar di area wajahnya. Tak hanya satu, namun ada beberapa dua bercak di wajahnya, di bagian pipi dan yang paling besar di area dagu hingga bibirnya.
Tanda lahir yang cukup besar itu terjadi karena melebarnya pembuluh darah di dalam kulit yang membuat kulit jadi merah keunguan. Keunikannya tersebut membuat Celina mengalami ejekan di sekolah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah menempuh banyak cara, namun tanda lahirnya tidak juga hilang dari wajahnya. Noda tersebut hanya memudar. Bercak merah-keunguan masih berbekas di wajah cantiknya.
Tapi kini, Celina lebih percaya diri dengan tanda lahirnya. Ia lelah menutupi tanda yang menjadi bagian dari dirinya itu. Wanita yang berprofesi sebagai model ingin dikenal sebagai Celina yang apa adanya.
"Satu hari aku memberikan foto pada sebuah agen modelling. Ia mengatakan kepadaku, aku harus menutupi tanda lahirku jika aku ingin mendapatkan pekerjaan. Saat ini aku berpikir tidak ada hal yang harus aku sembunyikan," cerita Celina kepada Daily Mail.
![]() |
Celina mengaku, menutupi tanda lahirnya saat bekerja menjadi model membuatnya frustasi. "Aku merasa palsu dan bukan Celina yang sebenarnya," tambahnya lagi.
Sejak kepercayaan dirinya tumbuh, Celina ingin menjadi role model bagi orang lain. Menurutnya, tanda lahir tidak perlu ditutupi justru seharunya dirayakan.
"Aku memutuskan tidak menutupi tanda lahirku lagi. Malahan banyak pria yang mendekatiku. Itu terasa aneh karena dulu aku merasa jelek tanpa makeup," ujarnya. (kik/kik)

