Miss Universe 2014
Miss Universe Lebanon Terancam Sanksi Pasca Selfie Bareng Finalis Israel
Kontroversi foto selfie Miss Lebanon, Saly Greige, dengan finalis Miss Universe asal Israel, Doron Matalon, terus berlanjut. Setelah berbagai kecaman dari masyarakat dan media menghampiri Saly, kini pemerintah Libanon berencana melakukan investigasi terhadap foto itu.
Seperti dikutip Huffington Post, Menteri Pariwisata Libanon Michel Pharon sudah mengungkapkan rencana melakukan penyelidikan atas foto selfie Saly dan Doron. "Jika memang ada tujuan tidak baik dari Saly Greige, sanksi bisa dikenakan padanya," ujar Michel.
Saly yang menyadari foto selfie dirinya jadi kontroversi langsung memberikan klarifikasi melalui akun Facebook. Dia menjelaskan kronologi bagaimana foto tersebut bisa terjadi. Dia menegaskan sejak awal sudah berusaha menghindar tampil bersama finalis Israel karena sangat paham negara tersebut bermusuhan dengan bangsanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klaim Saly tersebut dibantah oleh finalis Israel. Doron mengatakan dia bukan datang tiba-tiba saat Saly dan dua finalis lainnya tengah foto bersama. Foto selfie tersebut terjadi disadari oleh seluruh orang yang ada di kamera termasuk dirinya, Saly dan Miss Japan serta Miss Slovenia. "Foto itu bukan kejutan," kata wanita yang sebelum mengikuti kontes Miss Universe pernah menjadi anggota militer Israel.
Setelah memberikan klarifikasi, pro dan kontra tetap datang pada Saly. Mereka yang memberikan dukungan menganggap aksinya foto selfie seharusnya tak dipermasalahkan masyarakat dan media Libanon, karena tidak berarti apapun. Sedangkan mereka yang kembali mengkritik menyesalkan sikap wanita cantik itu membela diri dengan menyalahkan orang lain yaitu finalis Israel.
"Tulisanmu membuatku sangat sedih. Kamu seharusnya menjadi orang yang bertoleransi, bukan menghindari berfoto dengan orang yang berkompetisi denganmu karena kebangsaan mereka. Aku warga Libanon, tapi aku tidak mendukungmu," tulis seorang pengguna Facebook bernama Joyce Tominna.
Pengguna Facebook lainnya bernama Danielle Tertman menyebut Saly sebagai seorang pengecut. "Seharusnya kamu menjadi contoh bagi generasi masa depan untuk membangun kedamaian dengan Israel. Orang sepertimu menjadi alasan tidak adanya kedamaian di Timur Tengah," tulisnya. (eny/fer)










































