Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Nostalgia Film #AADC

Foto: Adegan-adegan Romantis yang Berkesan dari Film 'AADC?'

wolipop
Jumat, 07 Nov 2014 14:57 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - 'Ada Apa Dengan Cinta?' (AADC) adalah sebuah film tahun 2002 yang hingga kini masih dibicarakan banyak orang, khususnya para remaja di era tahun '90-an. Tokoh utamanya, Rangga dan Cinta dikisahkan sebagai dua siswa SMA yang mencintai karya sastra Indonesia dan kemudian menyimpan rasa suka satu sama lain. Film arahan Rudy Soedjarwo ini sukses memikat lebih dari 1,3 juta penonton dengan menghadirkan beberapa adegan romantis yang dikemas secara realistis. Yuk simak adegan-adegan romantis di film 'AADC?' yang akan membuat Anda tersenyum-senyum sendiri ketika melihatnya.

1. Bicarakan Puisi

Adegan ini terjadi ketika Rangga dan Cinta duduk berdua di koridor sekolah dan sedang membicarakan suatu karya sastra. Rangga yang menggemari buku Chairil Anwar yang berjudul 'Aku', merasa kaget setelah mengetahui Cinta yang juga ternyata mengetahui puisi-puisi Chairil Anwar. "Bukan maksudku tuk berbagi nasib, nasib adalah kesendirian masing-masing," ucap Rangga dan Cinta berbarengan sambil memandang lurus ke tatapan masing-masing.

2. Bergandengan Tangan

Ketika Rangga mengajak Cinta pergi ke Kwitang untuk mencari buku-buku bekas, mereka berdua menyebrangi jalanan yang dipenuhi mobil berlalu-lalang. Mungkin karena merasa khawatir, Rangga secara refleks menggenggam tangan Cinta sepanjang jalan. Ia langsung kaget namun tidak bisa berbuat apa-apa selain menahan napas dan mengatupkan bibirnya.

3. Bertengkar

Cinta sempat bertengkar kecil dengan Rangga karena ia lupa akan janjinya untuk menonton konser band bersama teman-temannya. Rangga marah dan menuding Cinta lebih memilih bersama geng-nya padahal ia sedang bersamanya. Cinta tidak terima atas omongan Rangga dan langsung pergi dari toko buku bekas.

Kala itu, Gito Rollies yang berperan sebagai pemilik toko buku berkata kepada Rangga, "Kalau sampai dia menengok balik ke belakang, itu berarti dia mengharap kamu mengejarnya,". Dalam hitungan detik, benar saja Cinta membalikkan badannya dengan raut wajah kesal.

4. Masak Bareng

Adegan berikutnya adalah ketika Cinta bertamu ke rumah Rangga dan menjenguknya yang babak belur habis dipukuli. Lalu datang ayah Rangga yang menyuruhnya untuk memasak. Selanjutnya bisa ditebak, mereka berdua menghabiskan waktu di dapur sambil sesekali bercanda.

5. Puisi

Rangga mengajak Cinta kencan di kafe dan bertemu dengan seorang penyanyi. Ia lantas meminta Cinta untuk menyanyi namun ditolaknya. Sebagai gantinya, Cinta membacakan puisi ciptaan Rangga di atas panggung dan ditonton oleh semua orang. Sontak Rangga langsung terpana.

6. Berciuman

Cinta kaget setelah mengetahui Rangga akan pindah sekolah ke Amerika. Saat itu juga ia dan teman-temannya langsung menyusul Rangga ke bandara. Cinta berlari-lari mengelilingi bandara hingga akhirnya menemukan Rangga dan masing-masing mengutarakan perasaannya yang diakhiri dengan ciuman. ini adalah adegan terakhir yang paling melekat di ingatan penonton hingga saat ini.
(int/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads