Diancam Dibunuh, Model Seksi Istri John Legend Tutup Akun Twitter
Model Chrissy Teigen memutuskan untuk menutup akun situs jejaring sosial Twitter miliknya. Istri dari penyanyi John Legend itu menutup akunnya setelah mendapat bullying dan diancam dibunuh.
Bullying terhadap model seksi yang populer lewat posenya di majalah Sports Illustrated edisi swimsuit itu bermula dari komentarnya soal penembakan di parlemen Kanada. "Active shooting in Canada, or as we call it in America, Wednesday," tulisnya di Twitter pada Rabu (22/10/2014). "That's not a joke. It is a fact," tambah pemilik akun dengan nama @chrissyteigen itu.
Tweet Chrissy itu dinilai tidak sensitif oleh para pengguna Twitter. Dia dianggap menyepelekan penembakan di Ottawa, Kanada. Kritikan orang-orang tersebut tidak ditanggapi model 28 tahun itu. Dia tetap memegang teguh pendapatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataannya itu semakin membuat Chrissy mendapat bullying di Twitter. Presenter berita Fox, Andrea Tantaros termasuk salah satu yang mengkritik model keturunan Norwegia dan Thailand itu.
"This is the problem when models start to talk; it plays into that dumb model stereotype," tulis Andrea yang seolah menyebut Chrissy sebagai bagian dari model yang bodoh.
Bullying lainnya bukan hanya sekadar mengatai Chrissy bodoh, tapi sampai mengancam untuk membunuh. " I hope someone murders some you love, like your f----t husband," begitu isi tweet salah satu ancaman yang diterimanya.
Setelah berbagai bullying tersebut Chrissy memutuskan menutup akun Twitternya. ""I feel sick. Bye Twitter. Taking my talents to instagram," demikian isi tweet terakhir dari akun model dengan tinggi 174 cm itu.
(eny/fer)










































