Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pria Pakai High Heels

Yanis Marshall, Pria Tampan yang Jago Menari Pakai High Heels Ala Beyonce

wolipop
Senin, 23 Jun 2014 11:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Yanis Marshall
Jakarta - High heels adalah alas kaki yang identik dengan gaya wanita untuk mempercantik penampilan. Bagaimana jika pria memakai alas kaki ini? Mungkin yang terbayang adalah mereka akan kesulitan atau bahkan merasakan kaki terkilir. Namun ketika melihat penampilan Yanis Marshall, bayangan tersebut sirna. Yanis terlihat begitu piawai menari dan menggoyangkan tubuhnya ala Beyonce meski memakai high heels. Seperti apa sosok pria asal Prancis itu?

Yanis yang kini berusia 23 tahun dalam biografi singkat di situs resminya mendeskripsikan diri sebagai satu dari sedikit pria di Prancis yang menari dan mengajar menari dengan high heels untuk pria dan wanita. Kenapa high heels? Dia hanya mengatakan, 'kenapa tidak?'

Bagi Yanis, high heels adalah aksesori favoritnya saat menari. Dengan alas kaki itu juga kini dia meraih popularitas dan berhasil masuk babak final ajang variety show Britain's Got Talent 2014, bersama dua rekannya.

Kecintaan Yanis pada dunia tari sudah dimulai sejak dia kecil. Tidak mengherankan memang karena ibunya, Nadia, bukan hanya seorang guru tari, tapi juga direktur dari sebuah asosiasi tari. Nadia sebenarnya mengenalkan Yanis kecil pada berbagai macam kegiatan seni dan olahraga. Namun pada akhirnya, menari lah hal yang paling disukai dan dikuasai pria asal kota Vallauris dekat Cannes itu.

Pada usia 11 tahun Yanis berhasil lolos audisi sekolah menari di Cannes. Dari sekolah tersebut dia belajar teknik dasar menari. Dan pada 2005 dia pun pindah ke Paris untuk lebih mengembangkan kemampuan menarinya.

Yanis tampil perdana di televisi sebagai seorang penari dalam acara Sous le Soleil. Dari acara tersebut dia berkenalan dengan Kamel Ouali yang menawarinya mengikuti pentas musikal Le Roi Soleil. Saat itu dia menjadi penari termuda yaitu berusia 16 tahun.

Pada 2009 saat usianya mencapai 20 tahun, Yanis memutuskan hijrah ke New York City. Di sana dia berkenalan dengan koreografer kenamaan Sheryl Murakami. Wanita tersebut merupakan koreografer untuk Beyonce, Lady Gaga dan banyak penyanyi lainnya.

Setelah setahun berguru di New York, Yanis kembali ke Paris dan mulai menjadi pengajar. Dia mendirikan sebuah studio tari Studio Harmonic yang awalnya hanya memiliki empat murid dan dua kelas setiap minggunya. Berkat kerja kerasnya kini dia mengajar di berbagai tempat di Paris.

Pada 2014 ini, kepopuleran Yanis semakin bertambah ketika dia mengikuti Britain's Got Talent bersama dua rekannya Boys Arnaud Boursain dan Mehdi Mamime. Selama menjadi finalis, ketiganya menunjukkan aksi mereka menari memakai high heels dengan iringan berbagai macam lagu. Ketiganya berhasil masuk babak final. Sayangnya pada malam final, mereka hanya berhasil menduduki peringkat 11.

Video latihan Yanis dan dua rekannya saat menari dengan iringan lagu Beyonce kini juga sangat populer di You Tube. Dalam video tersebut ketiga pria tersebut tampak sangat jago meliuk-liukkan tubuhnya walaupun kaki dibalut high heels.


(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads